Boncel Pelaku Penikaman Tertangkap di Pulau Rangsang

Karimun, beritakarimun.com – Unit Reskrim Polsek Meral, Polres Karimun akhirnya berhasil meringkus pelaku penusukan di kawasan taman depan RSUD Muhammad Sani, pada 26 Desember 2019 lalu.

“Akhirnya tim kita berhasil meringkus tersangka Boncel pada Selasa (7/4/2020) di Meranti Provinsi Riau. Penangkapan terhadap Boncel juga berkat bantuan dari anggota Polsek Rangsang Polres Meranti,” ungkap Kapolsek Meral AKP Doddy Santosa.

Kapolsek Doddy mengatakan untuk menangkap pelaku Boncel tidak mudah, pihaknya sudah mencari tempat persembunyian pemuda berusia 19 tahun tersebut hingga beberapa kali ke luar Pulau Karimun.

“Anggota kita sudah berulang kali mengejar tersangka, kita pernah kejar ke Pulau Buru ternyata nihil, juga sempat mengejar tersangka hingga ke Selat Panjang, namun juga tidak dapat, tersangka cukup licin,” ujar Doddy.

Doddy juga mengatakan bahwa meski pihaknya disibukkan dengan permasalahan yang timbul, namun upaya mereka untuk meringkus kejahatan tetap harus berjalan.

Baca Juga: Seorang Pemuda Ditusuk 8 Kali di Taman Depan RSUD Karimun

“Meski disibukkan dengan kebakaran hutan, aksi demo, hingga penanganan pencegahan Covid-19, namun kita tetap berupaya menegakkan hukum terhadap pelaku penganiayaan yang selama ini telah kita cari,” ucapnya.

Setelah diinterogasi, Doddy mengatakan bahwa tersangka telah mengakui dan menyesali perbuatannya tersebut sehingga ia harus berada di balik jeruji maksimal 5 tahun penjara.

“Setelah kita interogasi katanya dia melakukan penikaman tersebut didalam keadaan mabuk tuak, ia mengaku tidak sadar, ia juga mengaku setelah kejadian tersebut dirinya langsung memutuskan untuk melarikan diri ke rumah orang tuanya yang ada di Desa Topang, Meranti. Dia juga pergi ke Tanjung Samak ke rumah kakaknya di Riau Daratan,” jelas Doddy.

Diketahui sebelumnya, Rekysi alias Boncel merupakan warga Telaga Riau, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun (alamat sementara) telah melakukan penganiayaan di taman depan RSUD Muhammad Sani Pada Kamis (26/12/2019) lalu.

Boncel diketahui menikam seorang pemuda bernama Indra Taufiq (22th) yang merupakan salah satu warga kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau lipat warna silver sebanyak 8 kali tusukan.

Akibat perbuatannya, kini pelaku Boncel dikenakan pasal 351 Ayat (2) K.U.H. Pidana, tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun penjara.

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva