Ketua Garda Bangsa: Mari Kita Berpolitik Santun dan Beretika

Karimun, beritakarimun.com – Ketua Dewan Kordinator Cabang (DKC) Garda Bangsa, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Wient mengajak semua elemen anak bangsa khususnya kaum muda yang ada di tanah Bumi Berazam untuk berpolitik santun dan beretika.

“Marilah kita berpolitik dengan santun, mari kita berpolitik dengan beretika, mari kita berpolitik dengan tata krama yang baik. Saya menekankan kepada para kader dan simpatisan dari PKB sendiri wabil khusunya untuk para kawan-kawan Garda bangsa untuk menjaga etika, sopan santun dan adab dalam berpolitik, apabila ada yang kurang paham kita wajib memberikan pemahaman,” kata Wient kepada beritakarimun.com, Rabu (26/8/2020) sore.

Menurutnya, masyarakat Karimun memiliki sopan satun dan tata krama yang baik sehingga harus diimbangi cara berpolitik yang baik pula.

Terkait beda pilihan dalam hal politik, Wient mengatakan itu hal yang biasa, tidak usah terlalu berlebihan menyikapi dan berkomentar.

“Soal pilkada ini ajang tahunan pesta demokrasi yang sebenarnya harus kita rayakan secara bergembira soal pedebatan beda pendapat itu hal yang biasa namun jangan meninggalkan budaya orang melayu yakni sopan santun, beradab dan beretika dalam menyampaikan pendapat berkomentar dalam hal politik itu hal yang biasa namun tetap menjaga etika dan sopan santun, kita sebagai orang melayu mesti jaga marwah, pada intinya jangan terlalu berlebihan,” jelasnya.

Wient juga menyayangkan salah satu pengurus partai politik yang ada di Kabupaten Karimun mengatakan disalah satu media online jika petahana (pemerintah Kabupaten Karimun) saat ini telah gagal membangun kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun.

“Saya sebagai ketua Garda Bangsa sayap partai PKB, kalau mengatakan Petahana gagal itu sangat rasional, kita harus mengakui juga sudah banyak prestasi yang ditorehkan petahana kita saat ini yang dipimpin oleh pak Aunur Rafiq dan pak Anwar Hasyim, yang perlu kita apresiasi kita apresiasi, banyak sekali prestasi yang tak bisa kita sebut secara detail, tapi bisa dibuka di google dan di youtube, kita harus akui jika pemerintah saat ini belum sempurna namun bukan berarti gagal apalagi tidak ada prestasi. Dari 10 yang dicanangkan 6 selesai atau 7 selesai itu namanya belum sempurna bukan gagal, kalau gagal itu dari 10 yang dicanangkan 10 tidak terlaksana atau berjalan itu baru gagal,” ungkap Wient.

Terkait pilkada Karimun 2020, Wient mengatakan saat ini petahana semakin solid dan dukungan terus mengalir tuk pasangan ARAH (Aunur rafiq- Anwar Hasyim)

“Dukungan untuk pasangan ARAH kian hari kian mengalir, masyarakat masih percaya dengan pasangan ARAH,” tutupnya.

 

Editor: Redaksi