KPU Karimun Gelar Apel Kesiapan Pemutakhiran Data Pemilih

Karimun, beritakarimun.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun menggelar apel kesiapan petugas pemuktahiran data pemilih dan Gerakan Coklit Serentak (GCS), Sabtu (18/7/2020).

Apel yang digelar di depan halaman kantor KPU kabupaten Karimun, Jalan Poros Tanjung Balai Karimun diikuti langsung Ketua KPU Kabupaten Karimun, perwakilan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) dan anggota KPU Kabupaten Karimun dan ketua Komisioner Bawaslu Karimun beserta anggota.

Parlindungan Sihombing selaku Inspektur Upacara dalam apel tersebut menyampaikan apel kesiapan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) dan gerakan coklit serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di 270 daerah yang melaksanakan pemilihan serentak tahun 2020, yakni di 9 Provinsi, 37 Kota dan 224 Kabupaten seluruh Indonesia.

Sambung Parlindungan Sihombing, salah satu prinsip dan prasyarat untuk terselenggaranya pemilu dan pemilihan yang demokratis adalah warga Negara terdaftar sebagai pemilih tanpa diskriminasi dalam artian luas.

“Tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih merupakan salah satu tahapan yang sangat krusial dan strategis bagi terselenggaranya pemilihan kepala daerah yang demokratis,” kata Parlindungan Sihombing.

Ia menambahkan, pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih menentukan bagi tahapan pemilihan selanjutnya. Mulai dari penentuan jumlah TPS, pengadaan dan alokasi logistik, program sosialisasi pemilihan, pengaturan kampanye, partisipasi pemilih, rekapitulasi hasil penghitungan suara, dan seterusnya.

“Jika hasil pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih bermasalah atau tidak valid, dapat dipastikan tahapan pemilihan selanjutnya juga akan sangat terganggu,” terangnya.

Menurut Parlindungan Sihombing bekerja di tengah merebaknya pandemi Covid-19 pastilah tidak mudah. Harus menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta menjaga pemilih yang akan didatangi, demi meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Oleh karena itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) berusaha semaksimal mungkin untuk menyesuaikan setiap tahapan dengan tuntutan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, untuk melindungi semua lapisan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pemilihan.

Ia berharap kepada KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS, diminta mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat, bahwa pemilihan kepala daerah serentak 2020, menerapkan protokol kesehatan dalam semua tahapan, sehingga dapat meminimalisir berbagai kekhawatiran dan rasa takut yang ada di masyarakat.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor    : Codet Carladiva