Bupati Karimun Resmikan Kawasan Industri Tangguh Covid-19 di PT Karimun Sembawang Shipyard

Karimun, beritakarimun.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq menghadiri launching pencanangan kawasan industri tangguh Covid-19 di PT. Karimun Sembawang Shipyard. Kamis (9/7/2020)

Operasional Manger PT Karimun Sembawang Shipyard Ir. Trisno Susilo dalam sambutannya mengatakan Saat ini perusahaan yang diresmikan sejak tanggal 17 Maret 1997 oleh Presiden Suharto dan Perdana Menteri Singapura itu telah memperketat protokol kesehatan covid-18 demi kebaikan bersama.

“Disini kita terapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, kita juga pasang sirine break untuk keluar, karena jam 10 kita wajibkan pekerja atau karyawan yang bekerja di kantor untuk keluar berjemur selama 15 menit , dan Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada karyawan kita yang terpapar covid-19,” kata Sutrisno.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun Ruffindi Alamsjah dalam kegiatan tersebut melaporkan tujuan dari pencanangan di kawasan industri PT KSS tersebut.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi gagasan dari Bapak Bupati Karimun untuk tetap beraktivitas di era new normal dengan menerapkan protocol kesehatan, mulai dari Kampong Tangguh Covid-19, Mesjid Tangguh Covid-19, Perusahaan Tangguh Covid-19 dan sekarang Kawasan Industry Tangguh Covid-19,” jelas Ruffindi.

Menurut Ruffindi, Perusahaan yang dapat dikategorikan tangguh covid-19 yakni perusahaan yang dapat tetap beroperasi, dan menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19 menuju new normal.

“Perusahaan industri yang berada dikawasan FTZ tetap beroperasi tidak ada yang di PHK atau dirumahkan kalaupun ada yang di rumahkan dikarenakan project yang dikerjakan sudah selesai. Perusahaan yang dapat dikategorikan tangguh covid-19 yakni perusahaan yang dapat tetap beroperasi, menerapkan protokol kesehatan dengan ketat seperti pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker, menyediakan tempat mencuci tangan dan melaksanakan physical dan social distancing, Allhamdulillah belum ada kasus pekerja yang terpapar covid-19 dan pembatasan perjalanan bagi pekerja,” jelasnya lagi.

Dalam paparannya, Ruffindi juga melaporkan data ketenagakerjaan di kawasan industri per 3 Juli 2020.

“Total tenaga kerja dikabupaten karimun sebanyak 7508 orang, jumlah perusahaan di kawasan FTZ ada 15 perusahaan, jumlah tenaga kerja di kawasan FTZ sebanyak 4835 orang, jumlah TKI sebanyak 4680 orang, jumlah TKA hanya 155 orang, dan persentase tenaga kerja Karimun yakni 83,2%,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi kepada pihak perusahaan industri yang resmi menjadi kawasan industri tangguh covid-19.

“Komitmen yang kami harapkan akhirnya terealisasi untuk menjadikan dunia industri sebagai kawasan yang tangguh yang mampu beradaptasi dan mampu bersama menuju fase new normal yang produktif, dan hari ini PT. Karimun Sembawang Shipyard bersama 15 perusahaan besar lainnya telah resmi menjadi kawasan industri tangguh covid-19, semoga cara ini dapat menekan angka penularan Covid 19 di Kabupaten Karimun khususnya di dunia industri,” ungkap Bupati Rafiq.

Bupati Rafiq juga mengatakan dengan adanya launching tersebut menandakan Kabupaten Karimun siap menerima investor dari luar untuk melakukan investasi di Karimun.

“Dengan adanya launching ini artinya Karimun siap menerima investor dari luar untuk melakukan investasi dikarimun meskipun ditengah pandemi covid-19,” pungkasnya.

Menurut pantauan dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan cendramata dan hadiah pemenang 5S dan M4 Card PT KSS dan dilanjutkan dengan pencanangan kawasan industri tangguh covid-19 di Kabupaten Karimun yang ditandai dengan penelanan tombol shirine oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Bupati Karimun beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karimun melanjutkan kunjungan ke PT Oil Tangking untuk melihat penerapan protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19.

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva