SatPolairud Polres Karimun Gagalkan Penyeludupan 24 Ribu Bungkus Rokok Illegal

Karimun, beritakarimun.com – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun, Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menggagalkan penyeludupan puluhan ribu bungkus rokok illegal asal pulau Batam tujuan sungai Guntung Provinsi Riau.

Wakapolres Karimun Kompol Krisna Ramadhani didampingi Kasatpolairud Iptu Binsar, mengatakan polisi berhasil mengamankan dua pelaku bersama 1 unit boat pancung muatan rokok illegal.

“Penangkapan Pada hari jumat tanggal 3 Juli 2020 sekira jam 20.00 wib Kasat Polairud Mendapat info akan ada kapal dari Batam menuju Sei guntung tembilahan provinsi Riau membawa rokok tanpa dilengkapi dokumen, kemudian Kasat Polairud memerintahkan unit Patroli KP XXXI-30 2001 danan Unit Gakkum untuk melakukan penangkapan dengan cara melakukan penyekatan, setelah dilakukan lidik dan ditemukan boat pancung tanpa nama dengan bermuatan yang diduga jenis Rokok merk H Mild dengan jumlah kurang lebih 30 box,” ungkap Krisna, Senin (06/07/2020).

Krisna menceritakan modus operandi yang dilakukan para pelaku yakni dengan cara menutup barang bukti tersebut dengan kembes plastik.

“Melakukan pengejaran ke arah Kapal Boad pancung tanpa nama tersebut dan di temukan bahwa palka kapal dalam keadaan tertutup kembes dan terdapat kotak-kotak lalu dilakukan pengecekan dan di pertanyakan kepada tekong dan abk Kapal pancung di akui bahwa barang-barang yg di bawa tersebut adalah jenis Rokok yang dibawa berasal dari Batam dengan tujuan Sei Guntung tembilahan Provinsi Riau,” ujarnya.

Usai Diketahui bermuatan rokok illegal, pihak Satpolairud langsung membawa dan mengawal kapal beserta ABK Kapal menuju Pos terdekat dan berKoordinasi kepada Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun.

“Setelah mengetahui hal tersebut Kanit Gakkum bersama anggota membawa dan mengawal kapal beserta Abk awak Kapal menuju Pos Polairud Polres Karimun dan Koordinasi kepada DJBC pelayanan Tanjung Balai Karimun untuk pelimpahan berkas tersangka dan Barang Bukti (BB),” tutup Krisna.

 

 

Editor: Codet Carladiva