Desa Tulang Karimun Digagas Polisi Jadi Kampung Tangguh Seligi

Karimun, beritakarimun.com – Persiapan diri untuk hidup berdampingan bersama covid-19 pada masa new normal, Polres Karimun melalui Polsek Balai Karimun menyulap Desa Tulang Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi Kampung Tangguh Seligi.

Pencanangan Kampung Tangguh Seligi di desa Tulang diresmikan Kapolres Karimun AKBP Dr. Muhammad Adenan dengan pemotongan pita yang disaksikan langsung oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, Komandan Kodim 0317 TBK Letkol Inf Denny, Komandan Lanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono.

Usai peresmian, Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama rombongan langsung menuju kebun Ubi yang merupakan lumbung pangan untuk mengantisipasi dalam menghadapi kelesuan ekonomi pada masa pandemi.

Para FKPD terlihat melakukan panen ubi secara simbolis. Kemudian para rombongan menuju Kantor Desa Tulang untuk melakukan penyerahan bantuan secara simbolis, baik itu bantuan dari Kapolri, BLT dari Pemerintah Pusat, maupun Bantuan Sembako dari Provinsi Kepri.

Kapolres Karimun, AKBP Dr Muhammad Adenan mengatakan bahwa pencanangan yang diprakarsai oleh pihaknya tersebut dapat berusaha menepis hadirnya covid-19 di lingkungan Desa yang indah tersebut.

“Kita memikirkan bagaimana ketahanan pangannya, bagaimana menangkal terhadap siapapun yang masuk ke desa Tulang ini, bagaimana protokol kesehatannya yang dilakukan semua sudah paham sekali, ada tempat rehabilitasinya juga, ada kapal siaganya, posko siaganya, berbagai tempat mencuci tangan, ada posko disinfektan, harapan kita dengan adanya pencegahan begini mudah mudahan semakin banyak yang paham, semakin bisa kita menjauhi atau mencegah terhadap penyebaran covid-19 ,” ungkap Adenan

Kata Adenan, pihaknya melakukan hal tersebut merupakan hasil modifikasi sesuai versi Kabupaten Karimun.

“Mudah-mudahan nanti bisa kita buat di desa lainnya, Kita bisa lakukan ini secara bertahap, ini inisiatif sudah ada dilakukan di daerah lain, kita coba amati tiru dan modifikasi, ada juga penyampaian oleh Bapak Kapolri, dan Bapak Kapolda, dan kami coba merumuskan bersama pak Bupati mengikuti dengan versinya Kabupaten Karimun,” jelasnya.

Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono menambahkan penjelasan terhadap pencanangan Kampung Tangguh Seligi tersebut.

“Kita mencanangkan Kampung Tangguh Seligi, yang artinya Sehat lingkungan dan Jaga Imunitas. Jadi di Kampung Tangguh Seligi ini menerapkan protokol kesehatan dalam fase new normal seperti perketat di dermaga akses masuk dan keluarnya orang, spanduk himbauan tersebar, kawasan wajib menggunakan masker, tong cuci tangan tersebar, adanya posko relawan, posko pencegahan dan penanganan, ruang isolasi, lumbung pangan, boat siaga, tanggon air untuk ketersediaan air bersih, patroli kesehatan, pemberian bantuan sembako bagi yang tidak mampu, edukasi tentang pencegahan dan pendisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan pd tatanan new normal,” jelas Budi.

Dengan terbentuknya Kampung Tangguh di salah satu Desa di Kabupaten Karimun, Bupati Karimun Aunur Rafiq menyambut baik dan mengapresiasi dengan kesiapan hidup saat berdampingan langsung dengan wabah yang sudah menjadi pandemi itu.

“Saya memberikan ucapan apresiasi dan terimakasih kepada jajaran Polres Karimun khususnya Bapak Kapolres dan juga Bapak Kapolsek Balai Karimun, dimana sebagai penggagas untuk membentuk Desa Tangguh Seligi Covid -19 di Kabupaten Karimun. Desa tulang dipilih karena melihat bahwa animo masyarakatnya sangat luar biasa, mereka memiliki disiplin, memiliki komitmen untuk bagaimana sehari-hari bisa berdampingan dengan covid-19 saat kita menuju fase new normal,” ungkap Bupati Rafiq

Dengan adanya desa Tangguh Seligi itu, Bupati Rafiq yakin dan percaya masyarakat desa Tulang akan bisa mandiri menghadapi virus corona dan bisa bangkit secara ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

“Terima kasih bapak kapolres, terima kasih jajarannya, atas nama masyarakat Kabupaten Karimun, kami berharap ini bukan satu-satunya, karena kita ada 42 Desa dan 29 Kelurahan, mudah-mudahan pilot projek yang kita canangkan akan diikuti oleh Desa-Desa yang lainnya,” pungkas Aunur Rafiq.

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva