Charli Donna Kunjungi Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Pulau Parit

Karimun, beritakarimun.com – Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) Charli Donna menjaring aspirasi dunia pendidikan pada masa pandemi Covid-19 di Yayasan Pondok Pesantren Mutiara Bangsa di Pulau Parit, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Pertemuan yang mengikuti prosedur protokol kesehatan tersebut disambut hangat Pimpinan dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren serta para tenaga pengasuh dan majelis guru. Beberapa orang santriwan dan santriwati yang tinggal dekat dengan pesantren tersebut juga turut serta dalam acara tersebut.

Dalam kegiatan reses tersebut tidak terlepas membahas mengenai permasalahan virus Corona yang melanda dunia khusunya di Indonesia.

Pemerintah pusat telah menerapkan kondisi new normal atau kenormalan yang baru. Pemerintah mewanti-wanti penerapan new normal harus dipersiapkan secara matang dengan penuh ketelitian.

Kewenangan penerapan new normal memang diberikan sepenuhnya kepada pemerintah daerah, hal tersebut menjadi atensi Charli Donna yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Karimun, Daerah Pemilihan (Dapil) I Karimum Buru untuk mengkawal persiapan menuju new normal tersebut.

“Pada reses kali ini kita menampung aspirasi dari dunia pendidikan Islam sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada Pondok Pesantren yang merupakan sekolah swasta,” ungkap Charli Donna.

Dalam kunjungan yang dilakukan itu, Charli Donna mendapatkan beberapa poin aspirasi dari pihak pondok pesantren yang akan menjadi atensinya sebagai wakil rakyat.

“Alhamdulillah kita sudah menyerap aspirasi dari pihak pondok pesantren Mutiara Bangsa, sebenarnya banyak sekali kekurangan yang dibicarakan oleh pihak pondok pesantren, yang menjadi catatan kita yakni pengadaan alat-alat pelindung diri untuk para santriwan dan santriwati saat nantinya akan kembali ke pesantren seperti masker, handsanitraizer, disinfektan, serta alat pengukur suhu tumbuh dan sembako karena terkendala masalah uang sekolah santri yang saat ini macet. Selain itu mereka juga kekurangan ruangan asrama putri karna jumlah putri yang lebih banyak, juga mengharapkan pembangunan batu miring untuk mengantisipasi terjadinya longsor,” jelasnya.

Charli Donna mengatakan, setelah menampung aspirasi dari pihak pesantren, dirinya berencana akan menyuarakan hal tersebut pada saat pembahasan anggaran nantinya.

“Kita akan kawal aspirasi dari pihak pesantren, akan kita suarakan pada pembahasan anggaran nantinya,” sambungnya.

Usai melakukan aspirasi, Charli Donna memberikan buah tangan berupa masker sebagai bentuk PKB Peduli kepada pihak pesantren yang memiliki 69 orang santri tersebut.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva