Penerapan Protokol Kesehatan, Mesjid di Karimun Kembali Dibuka

Karimun, beritakarimun.com – Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim memimpin Rapat mengenai Surat Edaran (SE) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) tentang Protokol Pelaksanaan Ibadah Mesjid pada Fase New Normal di Ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati. Rabu, (27/5/2020).

Hasil rapat kordinasi tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan, antara lain:

1. Berdasarkan penjelasan dari Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan bahwasannya kondisi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karimun dalam kondisi baik dan terkendali. Namun berbeda dengan perkembangan Wabah Covid-19 di daerah yang bertetangga dengan Kabupaten Karimun. Apabila pelaksanaan ibadah di Rumah / Sarana Ibadah ditetapkan, maka perlu penggunaan protokoler Kesehatan dan pengawasan Covid-19 yang ketat.

2. Pelaksanaan ibadah pada sarana / Rumah Ibadah prinsipnya telah disepakati bersama, namun diperlukan pengawasan oleh pihak pihak terkait, serta tersedianya fasilitas protokol Kesehatan Penanganan Covid-19, hal ini untuk menghindari terjadinya penularan sehingga Rumah / Sarana Ibadah menjadi Cluster baru.

3. Pemerintah Daerah diharapkan dapat mempermudah tersedianya Thermogun (pengukur suhu tubuh) di Apotik atau toko – toko lainnya sehingga Pengurus Rumah / Sarana Ibadah mudah untuk mendapatkannya.

4. Instansi Teknis yakni Kantor Kementerian Agama sebaiknya melakukan pendataan terhadap Rumah / Sarana Ibadah yang akan melaksanakan Ibadah.

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dalam arahannya mengatakan ada beberapa poin yang harus dijaga dan dilakukan secara ketat untuk melakukan kegiatan sholat berjamaah.

“Jika sarana ibadah dibuka untuk kegiatan sholat berjamaah, saya minta agar aturan Protokol Kesehatan tetap dijalankan dengan ketat sesuai SE Gubernur Kepulauan Riau yaitu menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun, melakukan pemeriksaan suhu tubuh jemaah, menggunakan Masker bagi pengurus maupun jemaah, membawa sejadah masing – masing, Tidak berjabat tangan dan berpelukan, menetapkan Physical Distancing, minimal 1 lengan antara satu jemaah dengan jemaah lainnya, dilanjutkan menggunakan ayat-ayat pendek, mempersingkat Pelaksanaan khutbah dan Bagi Jemaah yang tidak menggunakan masker tidak diperkenankan Untuk berjemaah dimasjid,” ujar Anwar Hasyim.

Sementara itu, para pengurus Mesjid dan para Peserta Rapat juga meminta kepada Pemerintah agar tetap mengawasi dengan ketat dalam Pelaksanaan protokol Kesehatan dirumah atau sarana ibadah.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karimun, Ketua FKUB Kabupaten Karimun, Asisten I, M. Tang, Kadis Kesehatan, Kabag Kesra, Ketua MUI, Ketua PMKK, Ketua Baznas, Ketua Muhamadyah, NU, DKM Mesjid Agung Karimun Dan Ustadz Abdul Wahab Sinambela.

 

Editor: Redaksi