Bupati Karimun Gelar Rapat Koordinasi, 1 Juni 2020 Rumah Makan dan Kedai Kopi Buka

Karimun, beritakarimun.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karimun kembali menggelar rapat Koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 H, di Ruang Rapat Cempaka Putih. Kamis (28/5/2020).

Rapat dipimpin langsung Bupati Karimun Aunur Rafiq. Dalam arahannya, Aunur Rafiq mengatakan masyarakat Karimun khususnya yang beragama islam dapat melakukan aktifitas sholat fardhu di mesjid.

“Inshaallah hari Jumat (29/5/2020), umat muslim sudah bisa melaksanakan sholat fardhu di masjid dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” ujar Bupati Rafiq.

Ada beberapa pertimbangan dan indikator yang menjadi dasar atau landasan membuka rumah/sarana ibadah, selain adanya Surat Edaran Gubenur Kepri dan indikator terjadi kelandaian dari grafik serta data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun.

Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun merasa yakin kesiapan dari rumah/sarana ibadah dan pengurus rumah ibadah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menyiapkan hand sanitizer, desinfektan, sabun cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh.

Dalam hal ini, Bupati Rafiq menegaskan tidak ada pembatasan bagi orang yang ingin beribadah di rumah/sarana ibadah melainkan hanya pengaturan. Ia juga berpesan kepada masyarakat yang mengalami gejala batuk,flu dan demam agar melakukan ibadah dirumah saja.

“Kalau ada yang merasa kurang sehat seperti batuk, flu, demam sebaiknya jangan melaksanakan beribadah di tempat rumah/sarana ibadah tapi laksanakanlah ibadahnya di rumah saja,” pesan Bupati Rafiq.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Dr.Muhd. Firmansyah menyarankan agar pengurus Rumah/sarana tempat ibadah bisa mematuhi syarat-syarat dalam melaksanakan ibadah Sholat Jumat Khususnya dan begitu juga kepada Tempat ibadah Agama lainnya, sehingga tidak ada perbedaan dalam pelaksanaan nanti.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakakemenag) Kabupaten Karimun, Drs Jamzuri mengatakan, bahwa jika mengacu pada istilah Menteri Agama yakni revitalisasi fungsi rumah ibadah dan bukan hanya untuk masjid, namun Juga untuk rumah ibadah lainnya.

Menurut Jamzuri, berdasarkan penjelasan dari Kadis Kesehatan bahwa Kabupaten Karimun memenuhi syarat untuk dibukanya kembali rumah ibadah untuk kegiatan ibadah, tetapi pengawasan revitalisasi ini harus dikoordinir oleh Camat, Lurah, Kades, KUA, Kapolsek karena lebih mengetahui wilayahnya masing-masing.

Begitu Juga kedai kopi dan Tempat makan bisa dibuka kembali mulai tanggal 1 Juni tapi tetap mematuhi aturan Protokol kesehatan dan akan di Evaluasi terus selama 2 minggu kedepan.

Turut hadir dalam rapat, Ketua DPRD, M. Yusuf Sirat, FKPD Kabupaten Karimun, Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Kakanmenag Kabupaten Karimun Drs Jamzuri, Sekretaris Daerah, Dr Muhd. Firmansyah, Kepala Kantor Wilayah BC Khusus Kepulauan Riau, Asisten I Pemkab Karimun, Asisten III Pemkab Karimun, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kadis Perhubungan, Kadis Tenaga Kerja, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kasatpol PP, Kepala Kantor Unit Bandara Udara Sungai Bati, Kabag Ops Polres Karimun, Kepala Kantor Imigrasi, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II, KSOP, Kepala Pelindo, Ketua PSMTI Kabag Kesra, Kabag PUM, Kabag KomHumas, Kabag Hukum, Camat se – Kab. Karimun, Ketua RMB Kab. Karimun, Ketua LAM Kab. Karimun, Ketua FKDM Kabupaten Karimun, Ketua MUI, dan Ketua KNPI kabupaten Karimun.

Editor: Redaksi