DJBC Khusus Kepri dan KPPBC Hibahkan Puluhan Ton Bahan Pokok Hasil Tangkapan

Karimun, beritakarimun.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepri bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP B Tanjung Balai Karimun menghibahkan bahan pokok yang merupakan hasil tangkapan patroli laut kepada masyarakat Provinsi Kepri dan Masyarakat Kabupaten Karimun.

Penyaluran bahan pokok tersebut dilakukan secara simbolis melalui pemerintah daerah Kabupaten Karimun yang diserahkan langsung oleh Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto kepada Wakil Bupati Karkmun Anwar Hasyim di Aula Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri pada Selasa (12/5/2020).

Wabah Covid-19 yang sudah menjadi pandemi di Indonesia kini telah memengaruhi berbagai lini sektor perekonomian dunia khususnya Indonesia.

Bea Cukai dalam perannya sebagai Community Protector ikut andil dalam melindungi keberlangsungan usaha para pengusaha-pengusaha dalam negeri dari persaingan tidak sehat dalam menjalankan bisnisnya.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto menghibahkan bahan pokok secara simbolis kepada Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim (Nichita/berita karimun)

“Sebagai salah satu bentuk perlindungan Bea Cukai Kepulauan Riau kepada masyarakat, kita secara rutin melaksanakan patroli laut untuk menekan peredaran barang illegal dalam maraknya pandemi Covid-19 ini,” ungkap Agus Yulianto Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri.

Dengan demikian, Agus mengatakan bahwa barang tegahan Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau dan KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun periode Tahun 2019-2020 diperdayakan untuk dihibahkan kepada masyarakat berdasarkan keputusan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Barang Milik Negara yang dihibahkan tersebut diketahui telah melalui proses penyelesaian secara administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sebelum dihibahkan ke masyarakat, barang-barang tersebut terlebih dahulu diuji laboratorium agar mengetahui apakah barang tersebut masih layak dikonsumsi. Perihal pengujian barang hasil penindakan, bahwa atas sampel barang-barang tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat terhadap parameter uji (layak dikonsumsi),” ujar Agus.

Untuk jumlah barang yang dihibahkan oleh Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau kepada Pemerintah Provinsi Kepri sebanyak 20 Ton yang terdiri dari antara lain gula pasir, bawang bombai, bawang merah dan lain-lain, sementara untuk Pemerintah Kabupaten Karimun adalah sebanyak 12 Ton yang terdiri dari antara lain gula pasir, barang bombai, bawang merah dan lain-lain.

Sedangkan KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun menghibahkan sebanyak 5 Ton barang berupa gula pasir kepada Pemerintah Kabupaten Karimun.

“Dengan kondisi perekonomian yang menghadapi tantangan berat akibat pandemic Covid-19, serta dalam rangka menyambut hari raya idul fitri 1442 Hijriyah, diharapkan hibah berupa sembako dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Agus.

Sebagai penerima hibah bahan pokok untuk masyarakat, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengucapkan terimakasih serta apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Kanwil DJBC Khusus Kepri dan KPPBC TMP B TBK kepada masyarakat yang memang saat ini sedang membutuhkan banyak bantuan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karimun kami mengucapkan terimakasih atas hibah yang diberikan dalam menghadapi situasi saat ini, ini tentunya sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Anwar Hasyim.

Untuk teknis penyaluran, Anwar mengatakan pihaknya akan menyalurkan melalui data yang dimiliki oleh dinas sosial.

“Bahan pokok ini akan kita packing terlebih dahulu melalui Disperindag dan Dinas Sosial, kemudian kita akan salurkan melalui data yang disesuaikan oleh dinas sosial,” ujarnya.

Anwar mengatakan bahwa pihaknya berupaya agar masyarakat Kabupaten Karimun baik yang memiliki data kependudukan maupun yang tidak memiliki data kependudukan akan merasakan sembako yang ada pada pemerintah.

“Kita pesankan kepada masyarakat agar dapat melaporkan kepada pihak RT, RW, Kelurahan maupun Kecamatan jika belum pernah mendapatkan sembako dari pemerintah, kita akan mendata dan melihat kriteria sehingga tepat sasaran, kita berharap semua masyarakat kita yang tinggal di Kabupaten Karimun yang benar benar berdampak dan membutuhkan bantuan dapat ikut merasakan,” jelasnya.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva