Pemerintah Mulai Salurkan 33.000 Paket Kebutuhan Pokok Gratis ke Masyarakat Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) mulai melakukan penyaluran paket bahan pokok gratis kepada masyarakat Kabupaten Karimun yang tersebar di 12 Kecamatan, penyaluran tersebut diawali dengan penyerahan secara simbolis kepada para Camat se-Kabupaten Karimun di Gedung Nasional, Sabtu (2/5/2020).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Syahruddin melaporkan bahwa jumlah paket bahan pokok yang akan didistribusikan kepada masyarakat akibat dampak dari wabah covid-19 di Kabupaten Karimun yakni akan disalurkan terhadap 33.000 keluarga diluar keluarga yang telah mendapatkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial RI dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Menurut data dari 33.000 paket akan disalurkan kepada masyarakat di 12 Kecamatan, dengan rincian Kecamatan Karimun 5.786 paket, Kecamatan Tebing 3.570 paket, Kecamatan Meral 4.000 paket, Kecamatan Meral Barat 2.496 paket, Kecamatan Ungar 1.550 paket, Kecamatan Belat 1.317 paket, Kecamatan Buru 1.703 paket, Kecamatan Durai 1.618 paket, Kecamatan Kundur 2.970 paket, Kecamatan Kundur Barat 2.050 paket, Kecamatan Kundur Utara 2.388 paket, dan Kecamatan Moro 3.552 paket.

“Untuk pendistribusian kita mempunyai dua distributor, yakni untuk Kecamatan Karimun, Kecamatan Meral, Kecamatan Tebing, Kecamatan Meral Barat, Kecamatan Buru dan Kecamatan Durai kita melalui distributor Karimun. Sementara Kecamatan Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kecamatan Kundur Utara, Kecamatan Ungar, Kecamatan Belat dan Kecamatan Moro kita menggunakan distributor yang berada di Kundur,” jelasnya

Bupati Karimun Aunur Rafiq menjelaskan bahwa 33.000 paket bantuan kebutuhan pokok yang disalurkan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun.

“Bantuan kebutuhan pokok masyarakat ini dialokasikan dari APBD Kabupaten Karimun, di mana untuk bantuan kebutuhan pokok ini tidak meliputi keseluruhan, kalau sembako kan 9 bahan pokok, kita beri kebutuhan pokoknya saja seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan gula pasir sebesar 33.000 paket dengan total biaya 6,6 miliar ditambah dengan biaya operasional yang masih dalam proses perhitungan,” ujar Bupati Rafiq.

Bupati Rafiq berpesan kepada para Camat yang ada di Kabupaten Karimun agar dapat melibatkan Lurah, Kepala Desa, Ketua RT dan RW, serta ikut mengkawal pergerakan penyaluran.

“Pemberian bahan pokok ini saya titipkan kepada bapak ibu Camat agar disalurkan dengan tepat, libatkan Lurah, RT, RW, dan juga kalau ada relawan yang akan bantu silahkan, dikawal oleh aparat keamanan untuk memantau khususnya dari pihak Kepolisian , saya harapkan mungkin pak Kapolres melalui Babinkantibmas, kemudian pak Dandim melalui Babinsanya, dan juga pak Danlanal dari pos Lanal yang ada di sana,” tegas Rafiq.

Bupati Rafiq berharap, data penerima sembako yang akan disalurkan dapat sesuai dan tepat sasaran, sehingga kedepan tidak timbul permasalahan-permasalahan lainnya.

“Mudah-mudahan data ini tidak salah, saya berharap setelah covid ini tidak ada muncul masalah lain, yang kedua bantuan ini murni dari pemerintah daerah jangan dikaitkan dengan kepentingan politik,” tutupnya.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva