Hasil Rapid Test, Satu Keluarga di Karimun Dinyatakan Reaktif

Karimun, beritakarimun.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan bahwa hingga saat ini sudah ada 365 orang masyarakat Kabupaten Karimun yang dites menggunakan rapid test untuk mengetahui apakah terjangkit covid-19.

“Kita sudah melakukan tes menggunakan alat rapid test sejak tanggal 31 maret kemarin, hingga hari ini sudah terhitung sebanyak 365 orang yang kita test,” ungkap Rachmadi, Selasa (21/4/2020).

Kata Rachmadi, pihaknya menggunakan alat rapid test tersebut untuk orang yang dirasanya penting untuk dilakukan tes cepat menggunakan alat rapid test tersebut.

“Rapid test kita gunakan untuk para Pasien Dalam Pengawasan (PDP), untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) serta untuk para tenaga kesehatan yang dirasa penting untuk dilakukan tes cepat menggunakan alat rapid test tersebut,” ujarnya.

Rachmadi mengatakan, dari 365 orang yang dilakukan tes menggunakan alat rapid test sejak tanggal 31 Maret 2020 hingga 21 April 2020, 359 orang diantaranya dinyatakan negatif covid-19, sementara 1 orang lagi yang telah dinyatakan reaktif Covid-19 terhadap alat rapid test pada Selasa (31/3/2020) lalu hasil swabnya negatif covid-19.

Namun pada tanggal 18 April 2020, seorang pria berumur 90 tahun dinyatakan positif covid-19 menggunakan rapid test. Sehingga pihak tenaga medis melakukan test terhadap keluarga dari kakek tersebut dengan menggunakan rapid test, dan hasilnya juga reaktif.

“Kita melakukan test menggunakan alat rapid test kepada 4 orang keluarga dari kakek tersebut yang terdiri dari anak, menantu dan cucunya, dan hasil rapid testnya semuanya reaktif,” kata Rachmadi.

Meski tanpa ada gejala, Rachmadi mengatakan bahwa kakek dan keluarganya tersebut saat ini telah diisolasi di Puskesmas Meral Barat.

“Cluster kakek itu termasuk ke daftar Orang Tanpa Gejala (OTG), saat ini kita isolasi di Puskesmas Meral Barat, meski OTG namun kita tidak mau kecolongan, kakek dan 4 keluarganya tersebut sudah kita kirimkan swabnya, tinggal tunggu hasil, jika negatif covid-19 maka akan kita pulangkan, namun kalau positif kita lanjut perawatan di Puskesmas Meral Barat,” jelas Rachmadi.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva