95 Warga Karimun Gunakan Rapid Test, Bagaimana Hasilnya?

Karimun, beritakarimun.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan bahwa dalam waktu sepekan, sudah ada 95 orang masyarakat Kabupaten Karimun yang dites menggunakan rapid test untuk mengetahui apakah terjangkit covid-19.

“Kita sudah melakukan tes menggunakan alat rapid test sejak tanggal 31 maret kemarin, hingga hari ini sudah terhitung sebanyak 95 orang yang kita test,” kata Rachmadi, Selasa (7/4/2020) Siang

Menurut Rachmadi, pihaknya menggunakan alat rapid test tersebut untuk orang yang dirasanya penting untuk dilakukan tes cepat menggunakan alat rapid test tersebut.

“Rapid test kita gunakan untuk para Pasien Dalam Pengawasan (PDP), untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) serta untuk para tenaga kesehatan yang dirasa penting untuk dilakukan tes cepat menggunakan alat rapid test tersebut,” ujar Rachmadi

Sambungnya, yang termasuk dilakukan tes tersebut tidak termasuk dirinya, Bupati dan Sekda maupun tim gugus tugas, pihaknya malah memprioritaskan terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan yang positif terlebih dahulu.

“Hingga saat ini, Bupati Karimun, Pak Sekda hingga saya belum melakukan tes menggunakan alat rapid tes tersebut, meski ada Orang Tanpa Gejala (OTG) kami baru memprioritaskan OTG yang kontak erat dengan pasien Positif Covid-19,” jelas Rachmadi

Rachmadi mengatakan, dari 95 orang yang dilakukan tes menggunakan alat rapid test tersebut, 94 orang diantaranya dinyatakan negatif covid-19, sementara 1 orang lagi yang telah dinyatakan reaktif Covid-19 terhadap alat rapid test pada Selasa (31/3/2020) lalu.

“Alhamdulillah ada 94 orang yang dinyatakan negatif, dan 1 orang yang reaktif covid-19 kemarin, hasil swabnya belum keluar,” ujar Rachmadi.

Dari 12 orang yang dinyatakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), ada 4 pasien yang masih dalam pengawasan, sementara 7 orang lainnya sudah selesai pengawasan. Sementara untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sudah sebanyak 246 orang, yang sudah selesai pemantauan 182 orang, sementara yang masih dalam proses pemantauan yakni tinggal 64 ODP dengan rincian Kecamatan Karimun 4 orang, Kecamatan Tebing 1 orang, Kecamatan Meral 4 orang, Kecamatan Meral Barat 2 orang, Buru 5 orang, Kuba 2 orang, Tanjung Batu 2 orang, Kuta 25 orang, Ungar 11 orang, Durai 1 orang, dan Moro 7 orang. Sementara untuk orang yang kontak serumah dengan ODP terdata sebanyak 779 orang.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva