Pasien Dalam Pengawasan di Karimun Meninggal Dunia

Karimun, beritakarimun com – Salah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) dikabarkan telah meninggal dunia pada Selasa (24/3/2020) sekira pukul 02.30 Wib (dini hari).

Kabar duka tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat dikonfirmasi tim beritakarimun.com, Selasa (24/3/2020) Siang.

“Iya benar ada yang meninggal, tapi bukan yang positif Covid-19 kemarin, namun yang meninggal adalah pasien dalam pengawasan (PDP) yang diisolasi di , sekira pukul 02.30 dini hari,” ungkap Kadis Kesehatan, Rachmadi.

Saat ditanya tentang identitas warga tersebut yang menurut informasi merupakan warga Tanjung Batu Kecamatan Kundur, Rachmadi hanya mengatakan bahwa warga tersebut merupakan warga Kabupaten Karimun.

“Yang meninggal warga Kabupaten Karimun, berjenis kelamin laki-laki berumur 50 sampai 60 tahun, hari ini informasinya akan dimakamkan oleh pihak keluarga, namun sebelum dimakamkan pihak rumah sakit telah melakukan persiapan seperti memandikan dan mengkafankan jenazah tersebut,” jelas Racmadi.

Namun saat ditanya bagaimana cara jenazah tersebut dimandikan, Rachmadi belum bisa memastikan hal tersebut.

“Pasien tersebut hasil tesnya belum keluar, kita kemarin kirim hari Jum’at tanggal 20 Maret 2020, saya sudah tanyakan tadi hasilnya belum juga keluar, belum dapat dipastikan kapan keluarnya, namun walaupun baru curiga kita tetap antisipasi, tapi saya kira mandinya seperti biasa lah, gak tayamum,” ujar Rachmadi.

Menurut Rachmadi, pasien yang meninggal tersebut memiliki beberapa penyakit penyerta yang menyebabkan kondisinya sangat buruk.

“Yang ini memang buruk keadaannya, karena faktor resiko yang lain, penyakit penyertanya ada yang lain, pasian mengidap gagal ginjal dan ada penyakit yang lain juga, namun bukan HIV lho ya,” tutur Rachmadi.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan yang saat ini masih diisolasi di RSUD Muhammad Sani Kata Rachmadi tinggal 1 orang

“Untuk pasien yang PDP yang masih kita isolasi saat ini tinggal 1 orang, kondisinya cukup baik, sementara untuk satu orang yang telah dinyatakan positif kemarin kondisinya juga cukup baik, sebenarnya sudah bagus cuma kan kita menunggu 2 kali hasil tes yang menyatakan negatif untuk menuju pembebasan,” tutupnya.

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva