Apindo dan PSMTI Karimun Sumbang APD dan Masker Untuk Tenaga Medis Pejuang Melawang Virus Covid-19

Karimun, beritakarimun.com – Kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh para dokter dan tenaga medis untuk berhadapan langsung dengan pasien yang terkena Corona virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Karimun, membuat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karimun dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun tersentuh dan akan segera membantu.

“Kita sudah pesan sebanyak 300 alat pelindung diri melalui Ketua Apindo Kepri untuk melindungi para dokter dan tenaga medis yang akan menyembuhkan saudara-saudara kita dari virus corona di Kabupaten Karimun, namun kita coba 300 dulu, dan APD nya hanya untuk sekali pakai saja,” ujar Ketua Apindo Kabupaten Karimun, Dwi Untung.

Dwi untuk yang akrab disapa Cunheng mengatakan usai rapat bersama tim gugus tugas pencegahan virus corona Kabupaten Karimun, pihak Apindo Kabupaten Karimun melakukan pertemuan bersama PSMTI membahas persoalan minimnya APD yang ada di Karimun.

“Selesai mengikuti rapat bersama tim gugus tugas pencegahan virus corona Kabupaten Karimun tadi pagi, kami (Apindo) bersama PSMTI langsung menggelar rapat bersama untuk mencari solusi terkait permasalahan yang dihadapi oleh para dokter dan tim medis dalam menangani pasien corona,” ujar Cunheng.

Selain APD, Apindo bersama PSMTI juga membahas persoalan minimnya peredaran masker di Kabupaten karimun.

“Selain APD, kita juga memesan masker, mudah-mudahan bisa cepat sampai, selain itu nanti kita juga galang dana untuk keperluan membantu pemerintah untuk menghadapi keperluan penanganan virus corona ini,” sambugnya.

Menurutnya, persoalan minimnya APD dan masker khusunya buat para dokter hal yang serius dan perlu kita perhatikan bersama.

“Ini bukan main-main, ini nyawa masyarakat, sebelum menangani masyarakat kita tentu harus berupaya melindungi para dokter terlebih dahulu,” katanya.

Dia berharap para dokter dan medis yanga da di Kabupaten karimun agar selalu semangat dalam menghadapi kasus covid-19 ini.

“Kita minta para dokter dan tim medis harus tetap semangat untuk menghadapi kasus ini, kita berharap tidak ada masalah apa-apa. Jika dokter semangat jadi kita tambah semangat, kalau dokter tak semangat kita juga tak semangat,” ungkapnya.

Cunheng juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya memikirkan kepentingan sendiri, namun juga mengutamakan kepentingan bersama.

“Kita mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karimun baik itu seluruh suku maupun agama apapun untuk saling peduli satu sama lain, Indonesia ini milik kita, untuk para TKI yang baru pulang dari Malaysia ke Karimun kami berharap untuk mengikuti arahan Bupati Karimun agar tetap berada di dalam rumah masing-masing selama 14 hari sehingga rantai penularan tidak bertambah, dan para tim dokter yang menangani juga tidak kelabakan,” tutupnya.

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva