Gugatan IMB Gereja Santo Joseph Karimun Resmi Dicabut

Karimun, beritakarimun.com – Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjung Pinang, mengabulkan permohonan pencabutan gugatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Paroki Santo Joseph, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) oleh pihak Aliansi Peduli Kabupaten Karimun (APKK).

Ketua APKK Hasyim Tugiran sebelumnya, menggugat IMB Gereja Katolik Paroki Santo Joseph bernomor 0386/DPMPTSP/IMB-81/2019 tertanggal 2 Oktober 2019. Yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Karimun.

Dalam amar putusan, ketua majelis hakim Ali Anwar memerintahkan panitera PTUN Tanjung Pinang untuk mencoret perkara gugatan tersebut.

“Mengabulkan permohonan penggugat, memerintah panitera PTUN Tanjungpinang untuk mencoret perkara nomor 33/G/2019/PTUN.TPI dari register perkara,” Sebut Ketua majelis hakim Ali Anwar dalam putusan amarnya, Rabu (18/3/2020).

Diketahui Selain Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, turut tergugat intervensi Gereja Katolik Paroki Santo Joseph, Tanjung Balai Karimun.

Ketua APKK Hasyim Tugiran usai sidang saat ditemui wartawan mengatakan pencabutan gugatan atas kesepakatan dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Ia pun berharap kedepan Kabupaten karimun Kondusif.

Ketua Aliansi Peduli Kabupaten Karimun Hasyim Tugiran dan Pastor Paroki RD. Kristiono Widodo disela-sela kegiatan gotong royong di Gereja Paroki Santo Joseph, Kabupaten Karimun (Codet Carladiva/berita karimun)

“Setelah sudah titik temunya maka kami sepakat untuk mencabut gugatan dan sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Di depan para FKPD dan organisasi terkait. Kami harapkan Karimun selalu kondusif, Di Karimun tidak ada inteloran, semuanya toleran, Saya mohon kepada saudara-saudara yang ada di Karimun, pencabutan ini sudah benar yang sama sama kita sepakati. Sehingga, jaga kondusif dan perdamaian,” ujar Hasyim Tugiran.

Sementara itu, Romo Agustinus Dwi Pramodo Pr utusan Gereja Katolik dari Keuskupan Pangkalpinang, yang dikutip dari Tribun Batam mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Ia akan berdoa, agar masyarakat Karimun hidup rukun sebagaimana telah terjalin sejak dahulu kala.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas ini. Tentu, ini doa dan cita-cita kita semua. Kepada bapak Hasyim Tugiran dan kawan-kawan, unsur pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat kami berucap terima kasih. Senantiasa, pembangunan gereja berlanjut sesuai yang telah disepakati,” katanya.

 

Editor: Redaksi