Salut, Pria Ini Bagikan Air Bersih Kepada Warga Secara Gratis

Karimun, beritakarimun.com – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), membuat masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Hal tersebut dirasakan warga Jelutung, Kelurahan Darusallam, Kecamatan Meral Barat.

Erwient salah seorang warga Jelutung bersama kawan-kawannya mengambil inisiatif untuk membeli air dan membagikan air kepada masyarakat secara gratis.

“Kita melihat kondisi warga saat ini sedang mengalami kesulitan air bersih, kita tidak membatasi berapa banyak warga mau ambil air, namun alhamdullillah, warga yang mengambil air saling berbagi bersama dengan yang lainnya, kita beli dengan warga kita sendiri yang mempunyai usaha air lalu kita bagikan ke warga kita sendiri dengan tidak dipungut biaya alias gratis,”ujar Erwient kepada beritakarimun.com, Selasa (17/3/2020) siang.

Warga Jelutung, Kelurahan Darusallam, saat mengambil air bersih (Codet Carladiva/berita karimun)

Erwient mengatakan kegiatan bagi-bagi air secara gratis ini sudah berlangsung dua hari, yang dimulai sore hari hingga malam hari.

“Baru mulai dari semalam sore, semalam dua tangki hari ini juga dua tangki, target sehari 2 tangki” katanya.

Untuk membagikan air bersih kepada warga, Erwient mengakui mengunakan tangki rumahnya dan dibantu para donatur yang berasal dari teman-temannya.

“1 tangki 1350 liter, tangki diatas rumah diturunkan ke bawah untuk warga isi air. Donatur dari kawan-kawan, salah satunya seperti ketum DPP Jaringan Anak Tempatan (JANTAN), pak iman pratama, pak RW dan kawan-kawan,” ungkapnya.

Menurutnya, ia bersama kawan-kawannya terpanggil untuk memberikan air dan sekaligus sebagai bentuk percontohan kepada lingkungan lainnya untuk memperkuat gerakan sosial solidaritas antar sesama.

“Merasa terpanggil aja untuk membagikan air, karena saya melihat krisis air saat ini tidak semua warga bisa membeli air setiap hari, Saya bikin gini pun untuk percontohan juga di RT yang lainnya, kenapa kita harus menunggu atau menadah terus dari pemerintah, selagi bisa kita jalani dululah,” jelasnya.

Erwient juga menjelaskan tidak membatasi namun lebih prioritaskan warga jelutung untuk mengambil air bersih di depan kediamannya.

Bagi para donatur yang ingin menyumbangkan bisa langsung datang ke lokasi dengan membawa pick up bermuatan air.

“Kalau untuk menjadi donatur saat ini, tempat sudah saya siapkan didepan rumah saya pas didepan simpang jelutung, kalau kawan-kawan mau menyumbang air harus pakai muatan pick up, jangan lori, sebab kalau lori muatan tak muat,” tutupnya.

 

Editor: Redaksi