Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang Gelar Sidang Lanjutan Gereja Santo Joseph

Karimun, beritakarimun.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjung Pinang kembali menggelar sidang lanjutan gugatan persoalan Gereja Paroki Santo Joseph, Kabupaten Karimun. Rabu (11/3/2020).

Sidang yang di ketuai oleh Ali anwar SH MH, Hakim Anggota I Deni Marati SH MH, Hakim Anggota II Haverwes SH dan Panitera M .zahid SH MH itu dimulai pukul 10:00 wib.

Sidang kali ini, mengagendakan tambahan bukti surat dan pemeriksaan saksi saksi antara kedua belah pihak.

Kuasa hukum Aliansi Peduli Kabupaten Karimun (APKK), Bambang Hardijusno,SH, kepada beritakarimun.com membenarkan agenda sidang yang digelar di PTUN Tanjung Pinang penambahan barang bukti.

“Kita dengan agenda kita, yaitu penambahan barang bukti, penambahan bukti surat dari kami dan bukti surat dari tergugat I dan tergugat II intervensi, belum pencabutan,” ujar Bambang kepada beritakarimun.com, Kamis (12/3/2020) siang.

Disinggung pihaknya telah mengajukan permohonan pencabutan gugatan terkait perizinan Gereja Khatolik Santo Joseph Tanjung Balai Karimun, di sidang PTUN Tanjung Pinang yang berada di kota Batam, Kepri, Bambang mengatakan belum diberi kuasa untuk mencabut namun indikasi arah kesana ada.

“Hingga saat sekarang saya belum dikasi kuasa untuk mencabut, saya baru diberi kuasa untuk mengajukan gugatan ke pengadilan tata usaha negara Tanjung Pinang yang ada di Batam. Tetapi ada indikasi berdasarkan hasil rapat adanya agenda mencabut gugatan di pengadilan tata usaha negara,” ujar bambang.

Dalam rilis yang diterima beritakarimun.com, Kamis (12/3/2020) siang, Majelis hakim meminta untuk surat permohonan pencabutan perkara bisa ditandatangani oleh pengacara dan wajib menghadirkan ketua APKK Hasyim Tugiran untuk memberi keterangan/meyakinkan kepada pihak majelis.

Sidang akan di lanjutkan pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020, pada pukul 09.30 wib dengan mendengarkan saksi para pihak dan surat tambahan.

Baca Juga: Renovasi Gereja Santo Joseph Karimun Dilanjutkan, Ini 6 Poin Kesepakatannya

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) menggelar rapat bersama lintas sektoral guna penyelesaian persoalan Gereja Paroki Santo Joseph, Kabupaten Karimun, di ruang rapat Gedung Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, pukul 14:00 wib, Selasa (10/3/2020).

Dalam agenda rapat lintas sektoral yang dihadiri selain Bupati Karimun Dr Aunur Rafiq, Ketua DPRD Kabupaten Karimun M Yusuf Sirat, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Mandri Kartono, M.Tr Hanla, M.M, Dandim (mewakili) LTD Inf Kamdi, Kajari Karimun Rahmat Azhar, SH, MH, Kepala Kemenag Karimun Drs H Jamzuri, Perwakilan APKK Hasyim Tugiran, Sekretaris Umum FUIB Ust Hasbullah, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten karimun H Abu Samah dan Perwakilan Keuskupan Pangkal Pinang Chrisanctus Paschalis Saturnus.

Dihadapan Bupati karimun, peserta rapat lintas Sektoral bersama-sama sepakat renovasi Gereja Paroki Santo Joseph dilanjutkan.

Tidak hanya itu, peserta rapat lintas sektoral juga menyepakati APKK untuk mencabut perkara gugatan Nomor 33/G/2019/PTUN.TPI.

Namun pencabutan gugatan baru akan dilakukan setelah pihak gereja Santo Joseph Karimun menyerahkan gambar rencana renovasi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dan dibahas dalam rapat teknis bersama APKK dan FUIB Karimun.

 

Editor: Redaksi