Tak Dipinjami Sepeda Motor, Seorang Remaja di Karimun Nekat Gantung Diri

Karimun, beritakarimun.com – Seorang remaja di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) ditemukan tewas gantung diri. Remaja yang baru berusia 17 tahun nekat mengakhiri hidupnya, diduga karena tidak dipinjamkan sepeda motor oleh orang tuanya.

Remaja yang bernama Muhammad Faizal Usandi (17th), warga Paya Rengas RT 01/RW 02 Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral Kabupaten Karimun.

“Keterangan dari orangtuanya, malam korban pinjam sepeda motor namun tidak di beri oleh orangtuanya, hingga malam itu korban di tinggal sendirian di rumah, sekitar 30 menit di dapati korban udah gantung diri,” kata Kepala satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Karimun, AKP Herie Pramono, kepada beritakarimun.com, Minggu (8/3/2020) sore.

Muhammad Faizal Usandi, kata Herie, ditemukan sudah meninggal tergantung di ruang keluarga rumahnya. Saksi yang pertama mengetahui adalah ayah kandungnya bernama Usman.

“Pada hari Sabtu, 7 Maret 2020 pukul 19.45 Wib, Usman, pergi keluar rumah menggunakan sepeda motor dan Muhammad Faizal Usandi berada di rumah sedang menonton televisi. Pukul 20.15 Wib, Usman kembali pulang ke rumah dan kondisi pintu rumah dalam keadaan terkunci. Karena pintu tidak dibuka oleh Muhammad Faizal Usandi akhirnya Usman membuka paksa jendela rumah dan mendapati Muhammad Faisal Usandi telah tergantung di ruang keluarga dan seketika itu Supendi yang tak lain Kakek Korban membuka jeratan tali nilon yang mengikat di leher korban dan saksi usman serta Sepupu korban bernama Purwanto menurunkan Muhammad Faizal Usandi dan selanjutnya membawa korban ke RSUD Muhamad Sani,” jelas Herie.

Mendapat kabar adanya korban gantung diri, personil Inafis Polres Karimun pun bergerak cepat ke Tempat kejadian Perkara (TKP).

Menurut pihak kepolisian, dari hasil olah TKP dan Visum Et Refertum (VER) ditemukan tali tambang nilon warna biru yang terikat di kayu plafon atap rumah, kursi kayu sebagai alat tumpu berjarak 2,5 meter dari tali tambang nilon warna biru, Terdapat air seni pada celana pendek berwarna abu-abu yang dipakai korban dan Terdapat jejas tali dengan alur jerat serong pada leher korban.

Dikatakan Herie dalam peristiwa ini keluarga korban mengajukan permohonan agar untuk tidak dilakukan autopsi.

“Berdasarkan surat penolakan untuk melakukan otopsi, jenazah Muhammad Faizal Usandi kini diserahkan kepada orang tua korban,” tutup Herie.

 

 

Editor: Redaksi