Lurah dan Camat Se-Kabupaten Karimun Mengikuti Bimtek, Ini Pesan Aunur Rafiq

Karimun, beritakarimun.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq membuka secara resmi bimbingan teknis (Bimtek) terkait bimbingan dana kelurahan tahun 2020 di Gedung Nasional, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (26/2/2020).

Bimtek terkait bimbingan dana kelurahan tahun 2020 bertujuan untuk eningkatkan Kapasitas dan Kinerja Aparatur Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan Se-Kabupaten Karimun.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Yunus menyampaikan bahwa bimtek peningkatan kapasitas dan kinerja Aparatur Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan Se-Kabupaten Karimun terfokus pada bimbingan penggunaan dana Kelurahan yang akan dikucurkan perdana pada tahun 2020 dengan nilai sebesar Rp 551 juta per Kelurahan yang rencananya dalam triwulan kedua pada April 2020 ini dapat dicairkan secara bertahap.

“Latar belakang kegiatan ini yakni Permendagri nomor 130 tahun 2018 tentang pembangunan sarana dan prasarana Kelurahan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan, dan peraturan Bupati nomor 46 tahun 2019 tentang petunjuk pelaksanaan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana Kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan,” ungkap Muhammad Yunus

Kata Yunus, dana Kelurahan yang dikelola berdasarkan asas transparan, akuntabel, partisipatif, dan tertib serta disiplin anggaran tentunya memiliki tujuan yang sangat penting bagi masyarakat.

“Tujuannya ialah untuk membiayai kegiatan pembangunan sarana dan prasarana Kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan, untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan dan memperkecil kesenjangan pendapatan di masyarakat, prinsip mengacu pada prioritas penggunaan dana Kelurahan yang diterapkan oleh Menteri Dalam Negeri dan dituangkan dalam rencana kerja pemerintah Kecamatan,” ujar Yunus.

Yunus juga mengatakan, kegiatan sarana dan prasarana yang dilakukan dalam pelayanan sosial dasar terdiri dari program kegiatan pengadaan, pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana seperti lingkungan pemukiman, transportasi, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan.

“Sementara untuk pemberdayaan masyarakat di Kelurahan yakni peningkatan kapasitas dan kapabilitas masyarakat di Kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumberdaya sendiri,” imbuhnya.

Adapun pendayagunaan potensi sendiri itu seperti kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, kegiatan pelayanan pendidikan dan kebudayaan, pengelolaan kegiatan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, pengelolaan kegiatan lembaga kemasyarakatan, pengelolaan kegiatan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, penguatan kesiap siagaan masyarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa lainnya.

Saat membuka secara resmi bimtek tersebut, Bupati Karimun Aunur Rafiq terlebih dahulu mengawali sambutannya dengan mengabsen kehadiran para Camat dan para Lurah di lingkungan pemerintahannya itu satu persatu. Menurutnya kegiatan bimtek tersebut sangatlah penting sehingga nantinya dapat mengeluarkan dana tepat sasaran.

“Kegiatan ini memiliki makna yang penting bagi para Camat, Lurah dan PRK Kecamatan, mengingat di dalam Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 dan Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan,” ungkap Bupati Rafiq.

Dia berharap, bimtek dengan tema Sinkronisasi dan Penyelarasan Pemahaman Dana Kelurahan demi Tercapainya Pembangunan Masyarakat Kelurahan yang Mandiri, Bersinergi dan Berdaya saing sesuai dengan Visi Misi Kabupaten Karimun yang mendatangkan narasumber dari Biro Pemerintahan dan Perbatasan Provinsi Kepri itu dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai materi Penggunaan Dana Kelurahan.

“Saya menaruh harapan besar pada bimbingan teknis ini semoga benar-benar bisa segera terwujudkan dan kedepannya dapat menjadi solusi berbagai masalah infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan dengan memperhatikan azas manfaat dan benar sesuai dengan Peraturan yang ada berdasarkan Musyawarah Kelurahan bersama Lembaga Masyarakat di Kelurahan,” ujar Bupati Rafiq

Dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana Bupati Rafiq berharap diutamakan pembangunan fasilitas masyarakat umum, misalnya pembuatan sarana pengumpulan sampah, taman bacaan bagi masyarakat, alat pemadam api ringan siskamling, pembangunan sarana permainan dan pendidikan anak-anak, serta pembuatan pos pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat diutamakan untuk membangun ekonomi masyarakat di Kelurahan, melalui pembinaan ataupun pelatihan untuk mengembangkan potensi yang ada di masyarakat.

“Lurah sebagai kuasa pengguna anggaran untuk melaksanakan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana tersebut sesuai dengan peraturan dan petunjuk teknis yang ada, dan selalu berkoordinasi dengan camat, serta OPD terkait. Saya juga mengharapkan seluruh Lurah harus melakukan kewajiban pelaporan setiap kegiataan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva