Polisi dan Bea Cukai Kompak Sikat Jaringan Narkoba Lintas Negara

Karimun, beritakarimun.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karimun bekerja sama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan TMP B Tanjung Balai Karimun berhasil meringkus komplotan pengedar narkoba jenis sabu yang diperkirakan berjumlah 2 Kilogram pada Jum’at (14/2/2020), di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto melalui Wakapolres Karimun, Kompol Chaidir, saat Konferensi Pers di Mapolres Karimun, Rabu (19/2/2020), menjelaskan keberhasilan pengungkapan kasus komplotan pengedar Sabu yang dibawa dari Negara Malaysia dan lolos hingga sekitar 2 kilogram ke Karimun.

“Kasus ini berawal dari pengembangan tiga orang tersangka yakni VI, VT dan KL yang lebih dulu diamankan disebuah ruko di kawasan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun, beberapa waktu yang lalu. Dari ketiganya, di dapati barang bukti berupa 12 paket besar narkoba jenis sabu, 5 paket sedang narkotika jenis sabu, 40 butir narkotika jenis happyfive, dan 1 buah timbangan digital,” ujar Chaidir.

Kata Chaidir, petugas kembali memperoleh informasi adanya penyeludupan narkotika dari Malaysia melalui ABK kapal Ocean Dragon yang tiba di Pelabuhan Internasional Karimun pada Jumat 14 Februari 2020.

“Sat Resnarkoba melakukan pengembangan bersama petugas KPPBC TMP B TBK dan berhasil mengamankan tiga orang tersangka lagi,” katanya.

Bagus Hariadi, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun dalam hal ini juga menjelaskan pengungkapan yang dilakukan oleh pihaknya bersama Satnarkoba yakni terhadap tiga orang ABK kapal Ocean Dragon 2 yang memiliki rute keberangkatan Kukup Malaysia menuju Karimun.

“Kita mendapat info dari Satnarkoba Polres Karimun bahwa ada dugaan penyelundupan narkoba, setelah kita bersama tim gabungan satresnarkoba melakukan penyelidikan, kita berhasil mengamankan tiga orang kru kapal Ocean Dragon 2 rute Kukup-Karimun yang baru menyandar di Pelabuhan Internasional TBK,” kata Bagus Hariadi.

Dari hasil pemeriksaan tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti diduga narkotika jenis sabu seberat 11,56 gram.

“Tim gabungan mengawali pemeriksaan terhadap satu orang ABK berinisial AR terduga kurir narkoba, dari hasil pemeriksaan, wawancara, tes urine dan penggeledahan tim gabungan kembali berhasil mengamankan dua orang tersangka lainnya yang juga kru Kapal tersebut berinisial FN dan ZR,” ungkap Bagus.

Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Rayendra Arga Prayana menambahkan bahwa pihaknya berhasil mendapatkan barang haram tersebut di bawah tempat tidur kru kapal tersebut.

“Barang itu kita geledah ada di bawah deck, tempat tidur mereka dan mereka pun mengakui itu barang pakai dia saja, hanya 2 tersangka yang mengaku memakai, sementara FN mengaku tidak memakai barang tersebut,” ujar Rayendra.

Menurut Rayendra, informasi yang pihaknya himpun dari tersangka, sebelumnya pelaku sudah sering menyeludupkan narkotika berupa sabu-sabu ke wilayah Kabupaten Karimun.

“Pengakuan tersangka barang tersebut dibawa dari Malaysia, ketiga tersangka diketahui sudah lima kali melakukan transaksi tersebut. Jumlahnya mendekati 2.000-an (gram), hampir 2 kilogram, tapi ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Rayendra.

Dari hasil interogasi, Rayendra menjelaskan bahwa seluruh barang haram tersebut rencananya akan di edarkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Karimun.

“Informasi awal rencananya ini akan di edarkan di Karimun. Saat ini masih kita dalami apakah di edarkan di Karimun atau tidak, untuk bandarnya masih kita cari,” ucap Rayendra.

Sementara itu, salah seorang Kru Kapal tersebut berinisial AR mengaku bahwa dirinya diupah sebanyak Rp 4 juta untuk membawa barang haram tersebut ke Karimun.

“Ada yang suruh kami bawa dari Malaysia, kami diupah untuk bawa ke Karimun satu ons itu Rp 4 juta, kita bawa sedikit-sedikit saja,” ujar pelaku AR.

Dalam press release tersebut, Sat Narkoba Polres Karimun juga melakukan press release terhadap beberapa tersangka kasus narkoba lainnya dari tanggal 1 Januari 2020 hingga 11 Februari 2020 sebanyak 9 Kasus dengan total 18 tersangka.

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva