Polisi Panggil Oknum Guru Yang Pukul Siswa SD, Kadisdik Karimun Beri peringatan

Karimun, beritakarimun.com – Kasus kekerasan fisik yang dialami Hafid, salah satu pelajar kelas III, Sekolah Dasar (SD), di jalan Harjosari, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, oleh oknum guru berinisial Z, pada Senin (27/1/2020) lalu, telah dipanggil pihak Kepolisian Sektor Tebing, Polres Karimun.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Tebing, Polres Karimun AKP Fian Agung Wibowo, kepada beritakarimun.com, Kamis (6/2/2020) malam.

“Telah kami panggil kedua belah pihak yang bersangkutan baik dari orang tua murid dan pihak guru. dalam hal ini pihak guru mengakui kesalahan dan meminta maaf,” kata Kapolsek Fian.

Menurut Fian, Rahmawati yang tak lain ibu dari Hafid hanya meminta klarifikasi atau penjelasan kepada oknum guru terkait kekeraan fisik terhadap anaknya.

“Sebenarnya pihak orang tua anak tidak menuntut lain-lain,lebih-lebih, hanya pingin klarifikasi aja, kenapa dipukulnya itu, karena anak kan nggak cerita ada salah atau apa, tapi semua sudah sudah selsai” terang Kapolsek Fian.

Baca Juga: Siswa SD di Kecamatan Tebing Dipukul Oknum Guru Hingga Benjol Dikepala

Mantan pengasuh Akademi Kepolisian (AKPOL) itu juga berpesan kepada para pendidik (guru) yang berada di Kabupaten Karimun, untuk menjadikan kasus ini sebagai pengalaman berharga.

“Saya berpesan, kita belajarlah dari pengalaman ini, Sekarang bukan jamannya lagi mendidik anak dengan mengunakan kekerasan fisik, ada berbagai macam metode atau berbagai macam cara untuk membuat si murid anak didiknya ini memperhatikan, banyak cara. Tugas guru itu bukan hanya menyampaikan materi semata aja ndak, tapi wujud bentuk akhlak moral itu pun harus bisa diberikan,” jelas Kapolsek Fian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bakri Hasyim mengatakan telah memanggil pihak sekolah dan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bakri Hasyim (Nichita/berita karimun)

“Sudah diselesaikan, langkah pertama dari dinas pendidikan melalui kabid ketenagaan itu sudah menghubungi sekolah, kemudian kita panggil secara kedinasan ke kantor telah kita selesai telah kita beri teguran dan kita harapkan jangan sampai terjadi untuk kesekian kalinya,” ujar Bakri.

Bakri juga mengatakan telah memberikan peringatan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Kita sudah beri peringatan jangan sampai terulang kedua kali, jika terulang kembali kita ambil tindakan secara tegas, tindakan tegas yang kita lakukan bisa berujung pemecatan,” tutup Bakri.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva