Aunur Rafiq: Lewat Dari Jam 9 Malam, Anak Harus Dicari

Karimun, beritakarimun.com – Bupati Karimun Dr Aunur Rafiq berharap kepada seluruh orang tua yang ada di Kabupaten Karimun untuk memperhatikan anaknya sehingga tidak terjadi hal yang diinginkan.

Seperti halnya kasus pencabulan yang dilakukan oleh empat remaja terhadap seorang bocah berusia 13 tahun, di Wisma Family, Kecamatan Tanjung Balai Karimun, Minggu (15/12/2019) dini hari.

“Untuk para orang tua, bahwa pembinaan anak itu tidak cukup hanya di sekolah, tidak cukup di pendidikan yang ada ,peran orang tua sebenarnya sangat dominan, saya harapkan orang tua memperhatikan anak-anak,” pesan Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Bupati Rafiq meminta kepada para orang tua untuk tidak menganggapi hal yang biasa, jika anak berada di luar rumah diatas pukul 21.00 Wib.

“Kita harapkan jam 9 malam itu anak-anak sudah berada di rumah, kalau mereka les jangan dibiarkan sampai jam 10 malam, kalau anak jam 10 belum pulang harus dicari kemana mereka pergi jangan dibiarkan, karena peran orang tua ini sangat sangat dominan,” katanya.

Baca Juga: Salah Satu Pelaku Pencabulan Bocah 13 Tahun di Karimun Masih Berstatus Pelajar.

Buapti Rafiq juga mengatakan, jika para orang tua kesulitan mengatur anak, bisa berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Kalau memang sulit mengatur anak kita punya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, bisa minta bantu Pol Pamong Praja, bahkan ke tingkat kepolisian juga bisa jika anak-anaknya tidak pulang, dan kalau terdapat anak mengkonsumsi narkoba, kita juga punya BNN untuk melakukan rehabilitasi,” jelasnya.

selain peran orang tua, masyarakat juga dapat membantu memperhatikan dan mengawasi anak-anak di kabupaten Karimun.

“Peran masyarakat juga sangat besar untuk memperhatikan dan menginformasikan apabila ada anak-anak kita yang melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak baik, yang mungkin duduk ditempat-tempat yang tidak baik, mungkin malam hari ya itu segera disampaikan dengan kita, kita ada perda tentang masalah perlindungan anak ini. Kita juga ada sat pol PP yang merazia ke tempat-tempat hiburan yang bisa menimbulkan akses anak-anak kita berbuat yang tidak baik,” pungkas Rafiq.

Baca Juga: Cabuli Bocah 13 Tahun, 4 Remaja Diamankan Satreskrim Polres Karimun

Sementara untuk tempat penginapan yang sudah terbukti menerima tamu anak dibawah umur, Bupati mengatakan bahwa pihaknya akan segera bertindak tegas terhadap wisma tersebut.

“Kita akan tinjau kalau itu putusannya salah ada aturan di perda kita itu bisa kita cabut. Ya kalau udah seperti itu kita harus tegas kita cabut. Namun untuk sekarang saya akan pelajari dulu tingkat kesalahannya, rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan juga dari perizinan kalau memang sudah melanggar yang sesuai dengan perda kita itu dapat di cabut izinnya,” ungkap Rafiq,

Diberitakan sebelumnya pihak kepolisian berhasil meringkus empat pelaku remaja yang mencekoki bocah berusia 13 tahun dengan minuman alkohol merk Newport yang dicampur dengan minuman teh gelas di Coastal Area. setelah korban dalam keadaan mabuk, keempat pelaku membawa korban kesebuah penginapan dan berniat mencabuli korban secara bergilir.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva