Pisang Tanduk dan Buah Kelapa Asal Karimun Akan Diekspor

Karimun, beritakarimun.com – Bupati Karimun Dr Aunur Rafiq menerima kedatangan pihak kerajaan Malaysia di rumah dinas Bupati Karimun. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Karimun didampingi Ketua DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Yusuf Sirat dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karimun Rasno, Kamis (28/11/2019) Siang.

Kehadiran pihak Kerajaan Malaysia yang merupakan perwakilan dari Kementerian Pertanian Malaysia tersebut diketahui bertujuan untuk melakukan kerjasama dibidang pertanian.

“Mereka melakukan survei dengan membawa beberapa anak perusahaan untuk bermitra dengan kita disini dalam rangka penyediaan komoditi pisang dan kelapa, mereka siap menampung apabila ada eksportir kita yang bisa membawa ke sana,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq kepada beritakarimun.com usai berbincang dengan pihak Malaysia.

Menurut Bupati Rafiq, pihak Malaysia saat ini sangat membutuhkan pisang tanduk yang ternyata bisa dibilang stoknya terbatas di Malaysia.

“Mereka butuh salah satunya pisang tanduk, berapa saja mereka mau karena memang di sana pisang tanduk itu sangat terbatas, kemudian kelapa segar mereka juga mau. Mereka siap membuka peluang ekspor, mereka siap nampung di sana, kita tinggal cari bagaimana eksportir kita ini bisa membawa ke sana,” kata Bupati Rafiq.

Dalam hal ini, pemerintah daerah menyambut baik dan akan menggalakkan apa yang dibutuhkan pihak Malaysia.

“Sesuai yang pernah kita bahas pada FGD di Aston beberapa waktu lalu, kami sangat menyambut positif, dengan adanya peluang ini kami akan menggalakkan penyediaan komoditi tertentu yang dibutuhkan di sana,” tutur Aunur Rafiq.

Bupati mengatakan bahwa pihaknya akan menggalakkan penyediaan pisang tanduk serta hortikultura lainnya di Kabupaten Karimun.

“Yang akan kita galakkan yakni pisang tanduk, kelapa, dan juga jenis-jenis hortikultura lainnya, mungkin kita akan jajaki juga nanas, tapi yang mereka sangat butuh itu pisang. Tadi kita sudah lihat pisang kita lebih kurang ada 4980 batang atau tandan yang tersebar di Kabupaten Karimun, tapi kalau hitungnya perkilo kan beda lagi jumlahnya, yang penting sekarang mereka sudah siap menerimanya,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, Bupati Rafiq akan meminta pihak Dinas Pertanian Kabupaten Karimun untuk mencari pelaku-pelaku importir untuk hortikultura atau yang meliputi buah-buahan.

“Kita akan meminta Dinas Pertanian kita untuk mencari pelaku-pelaku importir untuk hortikultura, bahkan kita siap sebagai daerah penampung, mungkin dari daerah lain antar ke sini, dari sini nanti kita bawa ke Malaysia melalui pelabuhan di Pontian mereka siap untuk menerima di sana, ini peluang bagi masyarakat kita,” tutup Rafiq.

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva