MYS Mengajak Duduk Bersama Untuk kembali Meningkatkan Investasi di Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Yusuf Sirat (MYS) sangat prihatin persoalan lesunya investasi di Kabupaten Karimun dalam setahun terakhir.

Menurut Yusuf, lesunya Investasi di Kabupaten Karimun perlu didudukan bersama agar dapat diketahui apa penyababnya.

“Seperti yang kita ketahui bersama, ditahun 2019 ini Investasi yang ada di Kabupaten Karimun terbilang sangat lesu, maka dari itu kita perlu mencari tau apa penyebabnya,” ungkap M Yusuf Sirat kepada beritakarimun.com.

Menurut MYS, pihaknya akan menindak lanjuti berbagai persoalan yang harus ditingkatkan sesuai arahan dan perintah dari Presiden Jokowi pada saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) 2019 di Bogor beberapa waktu lalu.

“Kami akan tindak lanjuti lagi dengan berbagai persoalan yang harus kita tingkatkan dalam rangka peningkatan investasi dan pertanian. Namun demikian hal ini tidaklah dapat diselesaikan oleh satu instansi atau satu stakeholder saja. Kita harus bersinergi antara pemerintah, masyarakat dan instansi vertikal, yang dalam hal ini yang mengontrol tentang ekspor ialah Bea Cukai,” ujarnya.

Untuk meningkatkan investasi di Kabupaten Karimun, kata MYS terlebih dahulu pihaknya meminta pihak badan Kawasan untuk melakukan evaluasi.

“Insyaallah kita akan mengundang pihak badan kawasan untuk membicarakan dan mencari tau apa kendala yang mereka hadapi dalam mengelola badan kawasan ini, kalau kita tidak bersinergi dan mereka tidak menyatu dengan pemerintah daerah maka apa yang dicita-citakan tidak akan tercapai,” ungkap MYS.

Dengan demikian Ketua DPRD berharap pihak Badan Kawasan dapat menarik investor di tahun 2020 kedepan.

Ketua DPRD Karimun mengatakan dalam hal ini tidak perlu menyalahkan siapapun yang diperlukan mencari jalan keluar dan solusi serta penyebab lesunya investasi di Kabupaten Karimun.

“Saya tidak menyalahkan siapapun dalam hal ini, tapi ini perlu kita tingkatkan. Saya berharap badan kawasan lebih maksimal dalam rangka menginventarisasi dan menarik investor tahun 2020 kedepan, kalau mereka tidak bersinergi dengan semua stakeholder tidak akan tercipta, usulan dan perintah dari presiden tidak akan tercipta,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, usai menyelesaikan anggaran APBD, ia akan mengundang pihak terkait untuk duduk bersama membahas investasi di kabupaten karimun dan sekaligus menargetkan peningkatan ekonomi di Karimun untuk tahun 2020.

“Dalam waktu dekat setelah menyelesaikan anggaran APBD ini, kami akan mengundang duduk secara bersama-bersama pemerintah pengusaha dan yudikatif. Demi kemajuan investasi di Kabupaten Karimun. Target kita 2020 minimal ekonomi kita bergerak dari angka 5 ke angka 7 ke atas,” tutup Yusuf Sirat.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva