KUA dan PPAS Karimun TA 2020 Disetujui

Karimun,beritakarimun.com – Akhirnya nota kesepakatan terhadap rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020 resmi ditanda tangani pada rapat Paripurna yang di gelar Ruang Rapat Balai Rong Sri Kantor DPRD Kabupaten Karimun Kecamatan Tebing, Kamis (21/11/2019).

Setelah beberapa kali dilakukan penundaan, rapat Paripurna dengan agenda terhadap rancangan KUA serta PPAS tahun anggaran 2020 akhirnya berjalan dengan hikmat.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Yusuf Sirat yang didampingi oleh Wakil Ketua I Syafri Sandi dan Wakil Ketua II Rasno juga dihadiri 26 orang Anggota Dewan dan dinyatakan Kuorum.

Rapat tersebut diawali dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) terhadap pembahasan rancangan KUA serta PPAS tahun anggaran 2020 oleh Sulfanow Putra yang merupakan Anggota dari Fraksi PDI-P.

“Total pendapatan daerah rancangan KUA serta PPAS tahun anggaran 2020 sebesar Rp 1.413.281.556.060,- setelah pembahasan terjadi perubahan menjadi Rp 1.267.502.721.689,. Terjadi pemangkasan nilai pendapatan pada tingkat pembahasan di Banggar dari nilai yang diajukan saudara Bupati sebesar Rp 145.778.834.371,” kata Sulfanow Putra dalam laporannya.

Kata Sulfanow Putra, belanja daerah yang disampaikan oleh Bupati Karimun sebesar Rp 1.473.293.599.060, Setelah pembahasan terjadi perubahan menjadi Rp 1.307.514.764.689.

“Belanja daerah terjadi pemotongan belanja pada saat pembahasan ditingkat banggar dari nilai yang diajukan saudara Bupati Karimun sebesar Rp 165.778.834.371,” ujarnya.

Sulfanow mengatakan, untuk pembiayaan yang disampaikan oleh Bupati Karimun sebesar Rp 60.012.043.000, Setelah pembahasan terjadi perubahan menjadi Rp 40.012.043.000,-

“Untuk pembiayaan juga terjadi penurunan dari nilai yang diajukan Saudara Bupati sebesar Rp 20.000.000.000, ,”katanya.

Terjadinya defisit anggaran pada Belanja APBD Daerah dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir ini, Membuat pemangkasan belanja yang mau tidak mau harus dilakukan dengan asumsi target pendapatan yang realistis.

“Terhadap banyaknya pemangkasan pos belanja yang terjadi, melalui rapat Paripurna ini Badan Anggaran meminta pengertian dari seluruh pihak-pihak terkait memakluminya. Kami juga menegaskan kepada tim anggaran Pemerintah Daerah serta seluruh OPD bahwa nota keuangan dan rancangan APBD tahun anggaran 2020 yang selanjutnya akan disampaikan ke DPRD haruslah tergambar secara jelas dan terperinci tentang program dan kegiatan yang akan dilaksanakan,” jelas Sulfanow.

Usai laporan, dilanjutkan dengan permintaan persetujuan secara lisan pimpinan rapat kepada anggota terhadap KUA APBD serta PPAS APBD Kabupaten Karimun tahun 2020. Kemudian mendengarkan Pendapat akhir Bupati Karimun Aunur Rafiq.

“Untuk pendapatan terjadi pengurangan lebih kurang Rp 143.000.000.000,-kemudian dari sumber pembiayaan ataupun silpa Rp 60.000.000.000, menjadi Rp 40.000.000.000,sehingga total rasionalisasi yang dilakukan dalam penetapan laporan KUA dan PPAS ini adalah Rp 1.307.000.000.000, yang telah disampaikan bahwa akan dilakukan rasionalisasi pembahasan dengan pengurangan lebih kurang Rp 165.000.000.000, ,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq saat menyampaikan pendapat akhir

Sesuai dengan hasil Banmus, Bupati Rafiq mengatakan Jum’at (22/11/2019) pihaknya akan menyampaikan nota keuangan pada sidang Paripurna.

“Besar harapan kami setelah kuota keuangan yang kami naikkan ini dapat dibahas secara bersama baik itu oleh Banggar, baik itu antara komisi dan juga tentunya mengharapkan mendapatkan persetujuan, dan untuk merasionalkan 165 miliar yang sudah kita sepakati di KUA PPAS ini, mudahan-mudahan nanti akan dapat diselesaikan secara bersama,” ujar Rafiq.

Rafiq berharap apa yang sudah disepakati melalui proses rancangan nota keuangan yang akan disampaikan nantinya akan dibahas secara bijaksana.

“Mudahan apa yang kita sepakati pada hari ini melalui proses rancangan nota keuangan yang akan kami sampaikan nanti, akan di bahas secara bijaksana dan seksama sehingga tepat pada waktunya RAPBD ini dapat di sahkan.
Mari kita bahas secara detail dan seksama, kita bedah APBD ini semoga APBD yang kita hasilkan dan kita sahkan benar-benar akan berpihak untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Karimun,” tutul Rafiq.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan KUA APBD serta PPAS APBD Kabupaten Karimun tahun 2020, hasil kesepakatan kemudian diserahkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Karimun kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva