Tolak Berhubungan Intim, Suami Menganiaya dan Merobek Pakaian Dalam Istrinya

Karimun, beritakarimun.com – Hanya karena sang istri menolak berhubungan intim, seorang suami di Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menganiaya istrinya hingga luka memar dibagian wajah.

Peristiwa itu terjadi pada Jum’at 8 November 2019, pukul 01:00 WIB. Saat itu pelaku RA meminta kepada istrinya RI untuk berhubungan badan. Namun sang istri menolak ajakan suaminya dengan alasan sudah larut malam dan besok pagi akan bekerja.

Tidak dikabulkan permintaannya pria yang masih berusia 23 tahun itu pun menganiaya dan merobek pakaian dalam istrinya.

“Kejadian ini terjadi pada Jumat sekira pukul 01.00 WIB. Pelaku diketahui memukul korban. Pelaku juga merobek pakaian dalam istrinya,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono saat konferensi pers di Mapolres Karimun, Jumat (15/11/2019) sore.

Tak hanya sampai disitu, keesokan paginya sekira pukul 07.00 WIB Ia kembali memukuli korban di bagian wajah sebelah kiri.

“Pelaku mendapati korban sedang berada di rumah tetangga. Pelaku kembali memukul korban hingga menyebabkan luka memar. Karena tak terima, korban melaporkan tindakan suaminya itu ke kita (kepolisian),” ujar Herie.

Usai mendapatkan laporan dari RI, Pihak kepolisian mengamankan RA pada Minggu (10/11/2019) sore, pukul 15.00 WIB, dikediamannya di Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian dalam yang sempat dirobek oleh pelaku, kemudian polisi juga mengamankan buku dan akte nikah pelaku dan membawa pelaku ke Mapolres Karimun untuk diproses lebih lanjut.

“Atas tindakannya, RA terancam melanggar Pasal 44 ayat (1), ayat (4), Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 15.000.000,” tutup Herie.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva