Sebarkan Hoaks Bakso Tikus, 4 Perempuan di Karimun Minta Maaf ke Pemilik Bakso Pakde Putra Solo

Karimun, beritakarimun.com – Berita bakso tikus yang belakangan ini ramai menjadi pembicaraan warga Karimun, di jejaring sosial Whatsapp dan Facebook berdampak merugikan salah satu pedagang bakso di kawasan Puakang Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Empat perempuan muda yang diketahui bernama SHA, EL, NUR dan MI itu telah melakukan penyebaran berita palsu alias Hoaks terhadap ‘Bakso Pakde Putra Solo’ yang beralamat di jalan puakang pada Jumat (15/11/2019).

Akibat dari penyebaran berita Hoaks tersebut, pemilik Bakso Pakde Putra Solo itu mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Merasa dirugikan, pemilik bakso Pakde Putra Solo melaporkan pelaku penyebaran tersebut ke pihak kepolisian terdekat.

Pakde Sukar bersama sang istri saat melaporkan pelaku penyebar berita hoaks di Mapolsek Balai Kota Polres Karimun (berita karimun)

 

Keempat pelaku, SHA, EL, NUR dan MI, Minggu (17/11/2019) malam, meminta maaf atas kesalahan yang dibuatnya terkait penyebaran bakso tikus.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat karimun yang telah meresahkan dengan berita-berita Hoaks tersebut terutama kepada pakde dan kami meminta maaf dan menyesali perbuatan kami, Sekali lagi saya minta maaf, saya nggak ada niat buat fitnah atau menyebarkan sana sini” ungkap salah satu pelaku bernama MI.

Mi bersama ketiga temannya menemui pakde Sukar di Mapolsek Balai kota Karimun untuk meminta maaf dan berdamai secara kekeluargaan.

“Kita ramai-ramai udah ke polsek balai dan kita juga udah berdamai secara kekeluargaan,” kata Mi, Minggu (17/11/2019) malam.

Sementara itu, Pakde Sukar (64th), pemilik Bakso Pakde Putra Solo mengatakan walau telah dirugikan atas pemberitaan ia tetap memaafkan ke empat pelaku tersebut.

“Penghasilan itu merosotnya banyak sekali, lain yang seperti biasa, tapi udah damai,” ujar Pakde kepada beritakarimun.com, Minggu, (17/11/2019) malam.

Pakde Sukar menjelaskan selama berjualan tidak pernah mengunakan daging tikus seperti yang dikatakan keempat pelaku perempuan tersebut.

“Daging yang kita gunakan daging bagus tidak mengunakan daging tikus yang dituduhkan,” ucapnya.

Sukar dan istri pemilik Bakso Pakde Putra Solo (berita karimun)

 

Ia berharap para pelaku tidak lagi mengulangi penyebaran berita bohong yang dapat merugikan orang lain.

Kesepakatan damai antar dua belah pihak dilakukan di Mapolsek Balai kota Karimun, Minggu (17/11/2019) malam, dengan membuat surat perjanjian kepada para pelaku untuk tidak mengulangi kembali pada korban maupun kepada pedagang lainnya di kabupaten Karimun.

 

 

 

Editor: Redaksi