Polda Kepri Ciduk Satu Orang Kurir Sabu 1,5 Kg

Batam, beritakarimun.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis Sabu sebanyak 1,5 Kg yang akan beredar di pulau Batam.

Penangkapan barang haram tersebut berawal adanya informasi seorang Pekerja Migran Indonesia Ilegal yang baru tiba dari Malaysia membawa Narkotika jenis Sabu.

“Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil mengamanakan 1,5 kg Narkotika jenis sabu dari seorang laki-laki Inisial T. Pengungkapan berawal dari adanya Informasi seorang Pekerja Migran Indonesia Ilegal yang baru tiba dari Malaysia membawa Narkotika jenis Sabu sebanyak 1,5 kg,” ungkap Kabidhumas Polda Kepri, Kombes.Pol Drs S. Erlangga dalam pesan elektroniknya, Jumat (15/11/2019) siang.

Kata Erlangga, mendapat informasi, pihak polisi langsung bergerak cepat menuju lokasi sambau Kecamatan Nongsa-Kota Batam, saat digeledah terhadap pelaku T ditemukan sabu sebanyak 1,5 Kg.

“Tim bergerak menuju Pantai Terih, Sambau Kecamatan Nongsa-Kota Batam dan pada pukul 00.15 wib (14/11/2019),

dilakukan penangkapan terhadap Inisial T dan dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 1,5 kg,” jelas Erlangga.

Dihadapan polisi pelaku T mengaku barang tersebut didapatkan dari BT yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dari hasil interogasi bahwa barang haram tersebut diberikan oleh seseorang laki-laki Insial BT yang berada di Malaysia (DPO) untuk dibawa ke Kota Batam,” terangnya.

Erlangga mengatakan dari tangan pelaku T, Ditresnarkoba Polda Kepri mengamankan barang bukti narkotika jenis Sabu dengan berat sekitar 1,5 kg dengan rincian sabu seberat 968 gram dibungkus dengan plastik teh cina bertuliskan Guanyinwang dan Narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik bening seberat 521 gram, 1 unit HP merk Nokia 106 warna hitam dan 1 lembar KTP milik Inisial T.

Tim Ditresnarkoba Polda Kepri kini terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap jaringam pelaku narkoba tersebut.

 

 

Editor : Codet Carladiva