Ratusan Gram Sabu dan 231 Butir Pil Ekstasi Dimusnakah di Mapolres Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Kepolisian Resort Karimun musnahkan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 468 gram dan 231 butir pil ekstasi di Rupatama Mapolres Karimun, Senin (11/11/2019).

Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendra Agraprayana mengatakan, setelah dilakukan penghitungan, penimbangan dan pembungkusan oleh pihak Perum Pegadaian Tanjung Balai Karimun dihadapan tersangka, barang bukti berjumlah dua paket besar narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan menggunakan plastik bening dengan berat kotor 203,17 gram kemudian disisihkan sebanyak 15 gram untuk diperiksa di Laboratorium Forensik cabang Medan sehingga sisanya dengan berat kotor 187,17 gram guna untuk dimusnahkan.

“Kita juga memusnahkan 1 paket besar narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan menggunakan plastik bening dengan berat kotor 299 gram. Kemudian disisihkan sebanyak 18 gram untuk diperiksa di laboratorium forensik cabang Medan sehingga sisanya dengan berat kotor 281 gram untuk dimusnahkan,” ungkap Rayendra.

Tidak hanya sabu, 247 butir pil ekstasi merk Heineken warna hijau yang dibungkus dengan plastik bening dengan berat 98,43 gram juga dimusnahkan.

“Dari 247 butir pil ekstasi merk Heineken disisihkan sebanyak 16 butir dengan berat 6,36 gram untuk diperiksa di Laboratorium Forensik cabang Medan sehingga sisanya 231 butir dengan berat 92,07 gram untuk dimusnahkan, sedangkan barang bukti berupa 202 butir pil Psikotropika jenis Happy five (erimin lima) untuk diperiksa di laboratorium forensik cabang Medan untuk pembuktian perkara,” jelas Rayendra.

Sementara Wakapolres Karimun, Kompol Chaidir kepada beritakarimun.com menjelaskan tempat kejadian perkara tertangkapnya pemilik barang bukti yang dimusnahkan.

“Total yang dimusnahkan secara keseluruhan yakni berupa pil ekstasi sebanyak 231 butir dan sabu sebanyak 468 gram. Tempat kejadiannya yang pertama di Kos-kosan Jalan A Yani Sungai Lakam Timur Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun, yang kedua Kamar 309 Hotel Ecotel Karimun Kelurahan Lubuk Semut Kecamatan Karimun, dan yang ketiga Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun tepatnya dalam kapal Putri Anggraini,” ujar Chaidir.

Menurut Chaidir, pihak manapun musti bersinergi untuk menggunakan teknik dalam penangkapan supaya jaringan narkoba terbesar tertangkap.

“Pengguna sangat meresahkan, mengganggu sekali di bumi berazam ini, gara-gara mereka tempat kita tercoreng sebagai tempat peredaran narkoba.mari bersinergi, harus ada teknik dalam penangkapan supaya jaringan narkoba terbesar tertangkap,” pungkas Chaidir.

Pemusnahan barang bukti narkoba tersebut dihadiri perwakilan Bea Cukai, Kejaksaan Negeri Karimun, Pengadilan Negeri Karimun, Lanal Karimun, Kodim 0317 Karimun dan pihak BNN Karimun. Pemusnah barang haram tersebut dilakukan dengan cara blender.

Reporter : Nichita Bella
Editor : Codet Carladiva