Kejaksaan Tanjung Balai Karimun Setor PNBP Rp23,99 Miliar ke Kas Negara

Karimun, beritakarimun.com – Kejaksaan Negeri Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga Oktober 2019 tercatat telah menyetor ke kas negara berupa Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan nilai Rp 23,99 miliar.

Menurut kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Taufan Zakaria, dari Rp 23,99 miliar tersebut ada sebanyak 17.168.989.898 berasal dari lelang barang rampasan dari perkara tindak pidana khusus.

“Dari 23,99 miliar itu, sebanyak 17.168.989.898 berasal dari lelang barang rampasan dari perkara tindak pidana khusus,” ujar kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Taufan Zakaria.

Taufan menyebutkan, barang rampasan yang dilelang merupakan perkara penyelundupan yang ditindak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau pada 2017 yang lalu, yakni berbagai merek telepon pintar dan drone sebanyak 22.939 unit.

Lelang barang rampasan negara tersebut dilaksanakan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam atas permohonan dari Kejari Karimun.

Taufan mengatakan limit nilai lelang barang hasil penegahan Bea Cukai itu sekitar Rp 9 miliar, namun salah satu peserta lelang berani menawar dengan harga tinggi, sebesar Rp 17,1 miliar, yakni PT Cahaya Mikaela Sejahtera. Perusahaan yang berkantor di Jakarta itu dinyatakan sebagai pemenang lelang.

“Pemenang lelang telah melunasi, dan barang lelang juga sudah mereka bawa,” katanya.

Sistem proses lelang berlangsung secara online dan tidak dapat di intervensi apalagi upaya-upaya untuk mengatur pemenang lelang.

“Semuanya secara online, perusahaan yang ingin mengikuti lelang tidak bertemu dengan kami karena mereka mendaftar dan mengajukan penawaran secara online. Kami hanya memverifikasi saja apakah persyaratannya sudah sesuai dan terpenuhi,” tutup Taufan.

Editor: Codet Carladiva