Sidang Dugaan Penganiayaan, Saksi Menyebutkan Billy Hanya Merangkul

Karimun, beritakarimun.com – Sidang kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan pengusaha perhotelan Billy Bravomac dan tiga terdakwa lainnya yakni Michael, Vincen, dan Agustino digelar, Kamis (14/10/2019) Sore, di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun.

Agenda sidang yang dipimpin oleh Ketua pengadilan Negeri Karimun, Joko Dwi Hatmoko dengan Hakim anggota Yudi Rozadinata dan Yanuarni A Gaffar itu mendengar keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Saksi yang dihadirkan JPU yakni atas nama Jono yang didampingi oleh penerjemah bahasa dari sekolah SMA Mahabodi Karimun, bernama Erwan.

Jono merupakan saksi dari pihak terlapor yang akan memberikan keterangan mengenai dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Billy bersama tiga temannya.

Dalam sidang tersebut, Jono menjelaskan jika Billy hanya merangkul pundak Tri,tidak memukul seperti yang digembar gemburkan selama ini.

“Billy waktu itu hanya merangkul Tri saja, dia tak ada pukul, ketiga temannya ada dibelakang Billy, Billy menyuruh Tri minta maaf kepada adiknya AS,” jelas Jono.

Kepada hakim, Jono juga mengatakan jika billy ketika itu sempat menyarankan keduanya (Tri dan As) agar berdamai dan sekaligus menyuruh Tri sujud ke kaki AS namun ditolaknya.

“Billy juga menyarankan agar keduanya segera berdamai. Billy suruh Tri sujud di kaki AS, tapi Tri tak mau, karna kata Tri dia hanya mau bersujud kepada Tuhan dan orang tuanya saja,” jelas Jono.

Kemudian Jaksa Penuntut Umum (JPU) memperlihatkan barang bukti berupa hasil screenshot video perkelahian yang sempat tersebar di kalangan masyarakat kepada Para Hakim. Hakim meminta saksi dan keempat terdakwa untuk menjelaskan siapa saja yang ada di video tersebut.

Saksi selanjutnya yakni AS yang tak lain adik ipar dari Billy. AS sendiri diketahui masih dibawah umur.

Dalam kesaksiannya, AS mengaku jika Abang iparnya Billy bersama teman-temannya tidak mengasari Tri seperti yang dituduhkan tetapi melainkan hanya merangkulnya saja.

Ketua pengadilan Negeri Karimun, Joko Dwi Hatmoko usai mendengarkan keterangan saksi mengatakan ada fakta-fakta baru yang etrungkap dipersidangan ini terkait kasus tersebut.

“Sidang kali ini berjalan lancar, ada fakta-fakta yang awalnya tidak terungkap bisa terungkap disitu,” ungkap Joko.

Joko juga mengatakan, pihaknya akan melanjutkan sidang pada Senin depan, 21 Oktober 2019.

“Sidang kita tutup dan akan kita lanjutkan pada Senin tanggal 21 Oktober 2019 mendatang, kita masih menunggu pertimbangan dari pihak penuntut umum, dari pihak terdakwa maupun majelis hakim. Senin depan kita masih periksa saksi lagi. Untuk sidang hari ini berjalan dengan lancar,” tutup Joko.

 

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva