Untuk Beroperasi di perairan Tebing, PT Timah Mengantongi Dukungan 22 KUB Nelayan Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Kurangnya cadangan timah di perairan Kundur, PT. Timah (Persero) TBK Wilayah operasional Kepri dan Riau akan mendayagunakan hasil tambang timah di wilayah DU 747 tepatnya di perairan Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun Kepulauan Riau (Kepri).

Hal tersebut didukung oleh sebanyak 22 Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Kecamatan Tebing dan diterima langsung General Manager (GM) PT Timah Tbk Wilayah Operasi Riau dan Kepri, Adam Darmawan di hadapan Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Ketua DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Yusuf Sirat.

Dukungan yang diberikan oleh para nelayan terhadap PT. Timah yakni dalam bentuk surat pernyataan yang telah ditandatangani oleh Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan yang ada di Kecamatan Tebing. Dukungan tersebut berbuah kompensasi atau ganti rugi dari PT. Timah dalam bentuk uang.

“Selain meminta dukungan kepada nelayan untuk beroperasi, kami juga memberikan sosialisasi dan penjelasan hukum kepada para nelayan dengan menghadirkan pihak kejaksaan agar tidak bertanya-tanya tentang izin operasi dari Pemerintah Daerah yang sudah kami pegang sejak tahun 2011 hingga 2025 mendatang di wilayah
DU 747, tepatnya dari daerah Pelambung hingga daerah Leho di perairan Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun Kepulauan Riau, dengan luas IUP DU 747 adalah 2740 Ha, ” ungkap General Manager (GM) PT Timah Tbk Wilayah Operasi Riau dan Kepri, Adam Darmawan kepada beritakarimun.com.

Menurut Adam, kompensasi atau ganti rugi yang diperuntukkan kepada Kelompok-kelompok nelayan tentunya tidak berhenti di sini. Pihaknya mengatakan akan berupaya melanjutkan saat operasi tambang timah berjalan.

“Kita akan mengoperasikan 6 unit kapal tambang timah nantinya di wilayah tersebut. Setelah sosialisasi kita memberikan ganti rugi dalam bentuk uang kepada para nelayan, nanti akan dilanjutkan pada saat operasi berjalan, bisa jadi dalam bentuk uang atau bentuk lainnya, intinya ada komitmen dari kita terhadap nelayan, ” Jelas Adam

Sementara itu, Bupati Karimun Dr Aunur Rafiq mengatakan bahwa pihak PT. Timah telah mengantongi izin beroperasi di wilayah DU 747 sudah sejak lama.

“Untuk beroperasi di wilayah DU 747, di masa jabatan kami belum ada mengeluarkan izin yang baru, mereka memang sudah mengantongi izin yang sah sejak lama. Di wilayah 747 itu sesuai dengan tata ruang dan perizinan adalah lokasi untuk pertambangan di laut, kata Bupati Rafiq.

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva