Bupati Karimun Minta PT. Timah Komitmen dan Profesional Saat Beroperasi

Karimun, beritakarimun.com – Setelah didukung 22 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan Kecamatan Tebing untuk beroperasi mendayagunakan hasil tambang timah di wilayah DU 747, tepatnya di perairan Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun meminta kepada pihak PT. Timah agar komitmen dan profesional.

“Kalau masyarakat sudah mendukung, yang paling penting PT. Timah hendaknya lakukan penambangan secara baik dan secara profesional. Artinya memperkecil dampak lingkungan yang merugikan bagi kehidupan nelayan,” Ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq di Gedung Nasional, Selasa 8 Oktober 2019.

Bupati Rafiq berharap kepada pihak PT. Timah untuk dapat memperdayakan masyarakat tempatan dalam merekrut tenaga kerja maupun menyuplai kebutuhan pekerja kapal nantinya.

“Kita berharap agar pihak PT Timah dapat menyerap tenaga kerja tempatan, juga memperdayakan masyarakat tempatan dalam menyuplai makanan maupun kebutuhan-kebutuhan para pekerja kapal nantinya,” Ujar Bupati Rafiq.

Dia juga meminta kepada pihak PT Timah untuk rutin melakukan evaluasi terhadap permasalahan yang nantinya bisa terjadi sehingga bisa dapat mencari titik terang agar bisa terus aman dan kondusif.

Baca Juga: Untuk Beroperasi di perairan Tebing, PT Timah Mengantongi Dukungan 22 KUB Nelayan Karimun

“Kita minta dalam berjalan dilakukan evaluasi, jika ada permasalahan terhadap nelayan dan sebagainya dapat diselesaikan secara musyawarah, jika ada dampak lingkungan dan ekosistem PT. Timah juga harus berkomitmen akan selalu bersama-sama dengan masyarakat untuk mengatasi dampak-dampak lingkungan yang terjadi akibat beroperasi usaha pertambangan di sana, jadi tidak menganggu nelayan dalam mencari nafkah,” Tegas Rafiq.

Terhadap Nelayan, Bupati Karimun berpesan agar dapat sama-sama mengawasi operasi tambang timah yang akan dilakukan di wilayah Kecamatan Tebing.

“Untuk saudara kami para nelayan, jika sudah memberikan dukungan, mari selanjutnya sama-sama kita awasi, kalau ada masalah atau persoalan dampak lingkungan dan ekosistem harap disampaikan kepada PT. Timah, sehingga bagian lingkungannya dapat untuk melakukan pengkajian, mari kita berikan kepercayaan terhadap pihak PT. Timah. Apabila perlu, kami siap memediasikan mungkin dalam kontek masalah dampak lingkungan yang terjadi, semoga dapat didudukkan secara musyawarah,” pungkas Rafiq

Sementara, General Manager (GM) PT Timah Tbk Wilayah Operasi Riau dan Kepri, Adam Darmawan berkomitmen untuk meberikan yang terbaik kepada masyarakat tempatan.

“Kita memberikan ganti rugi dalam bentuk uang kepada para nelayan, nanti akan dilanjutkan pada saat operasi berjalan, bisa jadi dalam bentuk uang atau bentuk lainnya, intinya ada komitmen dari kita terhadap nelayan. Kita juga akan mengimbau kepada para mitra untuk menyerap tenaga kerja, minimal kebutuhan dari kapal itu dapat disuplai oleh masyarakat tempatan,” tutup Adam

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva