Polres Karimun Blender Barang Bukti Ribuan Ekstasi, Happy Five dan Sabu

Karimun, beritakarimun.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun musnahkan barang bukti sebanyak 3.839 butir narkotika jenis pil ekstasi warna biru merek Lego dan 466 butir pil happy five serta dua paket kecil narkotika jenis Sabu di Rupatama Polres Karimun, Jum’at 4 Oktober 2019.

Pemusnahan yang dihadiri oleh Asisten III Pemerintah Kabupaten Karimun, Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Perwakilan KPPBC TMP B Kabupaten Karimun, Perwakilan TNI AL TBK, Perwakilan Kodim 0317 TBK, perwakilan Rutan Karimun Serta Kapolsek di jajaran Polres Karimun dengan cara blender.

“Pengungkapan ini tak lepas dari kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dengan masyarakat, dalam momen yang baik ini saya memohon kerjasama dari semua pihak untuk perangi narkoba yang sangat berdampak buruk Magi generasi penerus bangsa, ” Ungkap Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto.

Sebelum barang bukti di musnahkan, pihak kepolisian melakukan pengecekan terhadap keaslian barang haram tersebut.

Baca Juga: SatNarkoba Polres Karimun Gagalkan Peredaran Ribuan Ekstasi Merk ‘Lego’

“Pemusnahan pil ekstasi tersebut merupakan bentuk komitmen kita dalam memberantas narkoba. Sebelum kita musnahkan, terlebih dahulu kita tes keaslian barang bukti tersebut, setelah dinyatakan positif baru kita musnahkan dengan cara dikisar dengan menggunakan blender,” kata Kapolres Yos.

Baca Juga: Happy Five, Narkoba Yang Membuat Mental dan Prilaku Manusia Berubah-ubah

Usai diblender, barang bukti yang sudah larut tersebut dimasukan ke dalam lubang septic tank di belakang rumah dinas Polres Karimun. Pil ekstasi yang dimusnahkan itu merupakan barang bukti yang disita dari tersangka IS yang ditangkap Satuan Reserse Narkoba pada 10 September 2019, sekitar pukul 01.30 WIB yang lalu di Kelurahan Sungai Lakam Timur Kecamatan Karimun.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk tidak ragu melaporkan ke pihak kepolisian jika mendapat informasi terkait penyelundupan hingga penggunaan narkoba, sehingga kita dari pihak kepolisian bisa terus membantu menyelamatkan anak bangsa. Untuk tersangka yang masih DPO inisial A masih akan terus kita cari,” tutup yos.

 

 

 

 

Reporter : Nichita Bella
Editor      : Codet Carladiva