Kadisperindag Karimun: Janganlah Terus Mengharapkan Minyak Tanah

Karimun, beritakarimun.com – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli mengatakan bahwa Minyak Tanah bersubsidi di Kabupaten Karimun rencananya akan di hentikan jika pendistribusian Liquified Petroleum Gas (LPG/Elpiji) berjalan dengan lancar,

Yosli mengajak masyarakat Kabupaten Karimun untuk tidak terlalu ketergantungan dengan minyak tanah.

“Jangan lah terus mengharapkan minyak tanah, sekarang udah ada LPG, LPG 3 Kg bisa sampai lebih dari 10 hari, sedangkan minyak tanah 1 botol cuma sampai 4 hari, kita harap masyarakat terbiasa untuk pengalihan minyak tanah ke gas LPG,” kata Yosli.

Yosli mengatakan, jika bulan depan pendistribusian gas LPG berjalan dengan lancar, maka minyak tanah bersubsidi akan ditiadakan.

Baca Juga: Harga Minyak Tanah di Karimun Melambung, Ini Reaksi Disperindag

“Kita ada pertemuan rapat hari senin semalam dengan pertamina, pertamina berjanji akan menggenjot distribusi LPG 3 kg untuk ditingkatkan, selama ini kan yang kita butuhkan LPG 3 kg itu, satu bulan itu sekitar 130 ribu tabung, yang baru terdistribusi baru 80 ribu tabung, jika sirkulasi pengisian LPG sudah meningkat, maka pertamina akan mulai stop minyak tanah, bisa jadi bulan depan sudah stop,” Jelas Yosli.

Untuk penambahan paket kompor gas, Yosli mengatakan sudah menyurati Kementerian ESDM dalam hal ini Dirjen Migas, namun hingga saat ini belum ada jawaban.

“Sudah kita surati, kita minta penambahan 15 ribu paket tabung LPG 3 kg tapi sampai sekarang belum ada jawaban, kita tetap bertanya, mereka masih fokusnya pendistribusian ini dulu, harus tersalurkan hingga tak ada yang macet, menurut catatan kita Pemerintah Pusat lewat Dirjen Migas Kementrian ESDM sudah membagikan sebanyak 45.587 paket kompor gas di Kabupaten Karimun,” tutupnya.

 

 

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva