Kabut Asap, Kepala KSOP Karimun Intruksi Hidupkan Lampu-lampu Navigasi

Karimun, beritakarimun.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau kini berdampak buruk pada kualitas udara. Kualitas udara terburuk terjadi di wilayah Pekanbaru, Riau dan kini sudah menjalar ke Kabupaten Karimun hingga ke negara tetangga.

Hal tersebut mengakibatkan rasa kekhawatiran terhadap jalur pelayaran yang ditakutkan terganggu dengan adanya kiriman asap tersebut. Seperti halnya kejadian terbaliknya kapal nelayan yang ada di Pantai Pelawan akibat asap yang mengganggu pandangan mata nelayan beberapa waktu lalu.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun, Ir. Junaidi mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan edaran kepada seluruh operator kapal agar lebih berhati-hati melewati jalur laut yang kini diselimuti asap kiriman.

“Terkait dengan Kondisi cuaca khususnya kabut asap, kami dari KSOP sudah memberikan edaran yang kami tujukan kepada seluruh operator kapal supaya berhati-hati didalam pelayaran nya,” ungkap Junaidi kepada beritakarimun.com, Senin (16/9/2019).

Kata Junaidi, para operator kapal diwajibkan untuk menghidupkan lampu navigasi yang ada di Kapal meskipun diwaktu siang hari.

“Kemudian pada saat-saat tertentu harus mengurangi kecepatan, dan bila diperlukan harus menghidupkan lampu-lampu navigasi yang ada di kapal, biarpun pada siang hari, kalau kondisi kabut asap sudah agak tebal kami intruksikan untuk menyalakan lampu-lampu navigasi pelayaran, ” ujar Junaidi

Junaidi juga mengatakan, menurut pantauan pihaknya, untuk saat ini kondisi jalur pelayaran laut di kawasan Kabupaten Karimun sudah mulai membaik.

“Sampai saat ini kita belum ada mengintruksikan untuk menunda keberangkatan, karna kondisi sudah mulai membaik juga, akan tetapi himbauan berhati-hati dan menyalakan lampu-lampu navigasi yang kita intruksikan. Semoga keadaan udara di Karimun akan terus semakin membaik,” tutup Junaidi

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva