Akibat Gelombang Kuat dan Kabut Asap, Kapal Nelayan di Karimun Terbalik

Karimun, beritakarimun.com – Akibat gelombang kuat dan angin kencang yang disertai kabut asap, salah satu sampan milik nelayan Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat yang tengah mencari ikan terbalik diantara pulau Tembelas dan Pantai Pelawan, Selasa (10/9/2019) malam.

Menurut informasi yang diterima kejadian kecelakaan laut tersebut terjadi sekira pukul 18.30 Wib. Kapal Sampan ketinting Selar 85 yang terbalik tersebut dinaiki oleh dua orang nelayan yang merupakan warga kelurahan Pangke Barat Kecamatan Meral Barat.

“Dua orang nelayan yang menjadi korban terbaliknya sampan tersebut ternyata merupakan Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kube) yakni Sofyan (50th) bersama Bendahara Kube yakni Husnul (44th), mereka melaut sejak pagi sekira pukul 08.00 Wib, setelah mendapatkan tangkapan ikan yang cukup mereka berniat kembali pulang sekira pukul 18.30 Wib,” Ungkap Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Karimun, Dedy Risdianto kepada beritakarimun.com

Kata Dedy, didalam perjalanan pulang, korban Sofyan dan Husnul yang merupakan warga RT 002 dan RW 004 Kelurahan Pangke Barat Kecamatan Meral Barat, mengalami kecelakaan di laut.

“Saat diperjalanan pulang, nasib yang kurang beruntung terjadi kepada mereka, dikarenakan gelombang yang kuat dan disertai kabut asap yang menghalangi pandangan, sampan ketinting mereka terbalik diantara pulau Tembelas dan Pantai Pelawan,” ujar Dedy

Dedy mengatakan, kedua nelayan tersebut masih mendapatkan keberuntungan karna masih bisa diselamatkan.

“Beruntung mereka masih bisa diselamatkan oleh rekan-rekan yang kebetulan lewat, dan akhirnya mereka berhasil sampai dan beristirahat di Pantai Pelawan,” kata Dedy

Kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak Kepolisian, BNPP/Basarnas, SAR Terpadu, Rakom Emergency, Kepala Desa serta para nelayan setempat.

 

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva