Polda Kepri Bongkar Bisnis Prostitusi di Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat prostitusi di Villa Kavling, Tanjung Balai Karimun, Jumat (6/9/2019).

Dari penggerebekan ini, Subdit V PPA Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri mengamankan 26 wanita yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Tidak saja itu, Subdit V PPA Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri juga mengamankan satu orang yang diduga sebagai mucikari dari 26 PSK yang berusia 19 sampai 24 tahun ini.

Wakil Direktur (Wadir) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri AKBP Ari Darmanto mengatakan, semua yang diamankan sudah dibawa ke unit V PPA Ditreskrimum Polda Kepri.

“Kemarin penggerebekannya dan saat ini 1 orang yang diduga mami dan 26 PSK sudah berada di unit V PPA Ditreskrimum Polda Kepri,” kata Ari melalui telepon, Sabtu (7/9/2019).

Tidak saja mucikari dan 26 PSK, sejumlah karyawan yang ada di lokasi juga dibawa ke Mapolda Kepri untuk dimintai keterangan.

Ari mengatakan, jajarannya masih mengembangkan temuan ini. Polisi meyakini masih ada jaringan lain dari aktivitas prostitusi online tersebut.

“Sabar ya teman-teman, kami masih pengembangan dan pendalaman, yang jelas 26 PSK dan 1 orang yang diduga mami serta sejumlah karyawan sudah kami amankan dan masih proses pengambilan keterangan,” ujarnya.

Penangkapan prostitusi online di villa kapling Tanjung Balai Karimun disambut baik oleh warga Karimun.

“Alhamdulillah, prostitusi dan germo dilokasi itu ditangkap, semoga prostitusi berkurang dikarimun,” Ungkap Reni warga Kecamatan Meral kepada beritakarimun.com.

Sementara itu, Aw salah satu warga Villa Kapling mengatakan kejadian sangat mengejutkan, pasalnya lokasi tersebut sudah sangat lama tidak ada razia.

“Kejadinnya pagi, polisi datang semua terkejut, soalnya udah lama tidak pernah ada razia traficking,” katanya.

Aw juga mengatakan tidak hanya puluhan PSK yang dibawa pihak polisi namun sang pengurus dan germo juga turut dibawa ke Mapolda Kepri.

“Semua cewek yang kerja diangkut polisi, Papi, mami disini juga diangkut ke Polda, Ada sekitar 20 rumah yang buka di sini, tapi paling ramai itu di 58 A” ujar AW.

 

 

 

 

Reporter: Hadi/Nic
Editor     : Codet Carladiva