Partai Golkar Masih Menunggu Keputusan DPP Soal Jabatan Ketua DPRD Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Partai Golongan Karya (Golkar) dipastikan akan mendapatkan kursi ketua DPRD Kabupaten Karimun masa periode 2019-2024. Hal ini dikarenakan partai Golkar meraih kursi terbanyak di pemilihan Legislatif 2019.

Tidak tanggung-tanggung, pada tahun 2019 ini, partai Golkar tercatat meraih delapan kursi.

Untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Karimun-Buru, partai Golkar meraih 1 kursi, Dapil II yang meliputi kecamatan Durai dan Moro partai Golkar raih 2 kursi, Dapil III Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Belat dan Ungar partai Golkar raih 2 kursi dan Dapil IV yang meliputi Kecamatan Meral, Tebing dan Meral Barat partai Golkar meraih 3 kursi.

DPD II Partai Golkar, Kabupaten Karimun, yang dipimpin Dr Aunur Rafiq, pada 9 Agustus 2019 menggelar rapat pleno pengusulan bakal calon ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Karimun Priode 2019-2024, di sekretariat partai Golkar, jalan Raja Oesman, Kelurahan Sungai Lakam Timun.

Rapat pleno yang dimulai pukul 20:00 wib, dihadiri Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Kepri Agustar dan anggota DPRD Kepri partai Golkar Raja Bakhtiar.

Empat nama muncul dalam agenda pleno yakni, M Yusuf Sirat ,Rohani, Samsul dan Anwar Hasan. Dari keempat nama tersebut, dua nama bersaing ketat yakni M Yusuf Sirat dan Samsul.

Tidak tutup kemungkinan, kedua nama Yusuf dan Samsul melakukan loby-loby politik untuk mendapatkan bangku pimpinan di DPRD Karimun.

Mendengar adanya lobi-lobi politik, Ketua DPD II Partai Golkar, Dr Aunur Rafiq tidak melarang, namun ia berpesan bagi para calon agar berdemokrasi yang baik dan tidak bergesekan sesama kader partai.

“Masing masing kandidat yang sudah kita ajukan silakan mereka untuk loby-loby politik, namanya politik kan ada bergening loby-loby politik sah-sah saja, yang penting jangan sampai betelagah, siapapun yang akan dipilih ditetapkan kita terima, saya sebagai ketua DPD menyampaikan mari berdemokrasi dengan baik, partai golkar ini kita jaga dengan baik, hasil pleno yang kita kirimkan kita kawalah sama-sama,” kata Aunur Rafiq kepada beritakarimun.com.

Saat disinggung, siapakah yang pantas untuk menduduki kursi ketua DPRD Karimun, Aunur Rafiq mengatakan belum dapat memutuskan dan masih diproses oleh DPP Partai Golkar.

“Kita belum bisa memutuskan siapa yang pantas menduduki kursi Ketua, ini masih berproses, mekanisme sudah kita serahkan ke DPD I, dan DPD I sudah mengusulkan ke DPP, dan sampai hari ini DPP belum ada kontak ke kita, mari sama-sama kita tunggu hasilnya,” kata Rafiq kepada beritakarimun.com , Jum’at (6/9/2019) dipelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun.

Sementara itu, bakal calon ketua DPRD Karimun, Samsul, mengatakan siap menerima keputusan yang akan diambil oleh partai Golkar.

“Siapapun yang dipilih itulah kader terbaik pilihan partai Golkar,” ujarnya singkat.

Sama halnya dengan Samsul, bakal calon ketua DPRD Karimun, M Yusuf Sirat (MYS) juga siap menerima keputusan yang telah diambil oleh partai Golkar.

“Prinsipnya kita mengalir, semua proses ada di tingkat DPP, namun administrasi perlengkapan sudah kita lakukan tingkat DPD, apapun menjadi keputusan DPP sebagai kader harus siap, menjalankan tugas-tugas partai dimana pun ditugaskan,” ujar MYS.

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva