Polres Bintan Gagalkan Penyeludupan 119 Kg Sabu

Bintan, beritakarimun.com – Jajaran Polres Bintan berhasil meringkus 3 penyelundup Sabu dengan jumlah yang cukup fantastis, yakni 120 Paket dengan berat sekitar 119 Kilogram, pada Jum’at (30/8/2019).

Upaya penggagalan peredaran Narkoba jenis Sabu ini, tidak terlepas dari kerjasama yang baiik dari Tim Gabungan Polres Bintan (Sat Narkoba, Sat Reskrim, dan Polsek Bintan Utara) yang dipimpin oleh Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang.

“Pada hari Jum’at tanggal 30 Agustus 2019 sekira pukul 19.00 Wib kita mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkotika. Kemudian pukul 21.00 Wib, Tim Gabungan Polres Bintan yang terdiri dari Sat Narkoba, Sat Reskrim, dan Polsek Bintan Utara yang dipimpin oleh Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengamankan seorang laki-laki warga negara Indonesia inisial JF 37 tahun di rumahnya yang ada di Jalan Antasari Gg. Riang RT/RW 001/003 Kel. Kota Baru Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, ” kata Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Nendra Madyatias.

Nendra mengatakan, saat dilakukan penggeledahan terhadap rumah JF ditemukan 99 bungkus besar Sabu di kamar mandi. Tidak hanya itu, 3 bungkus besar dan 1 bungkus sedang ditemukan dalam mesin cuci rumah JF, serta 17 bungkus besar dalam mobil pelaku JF.

Polres Bintan Gagalkan Penyeludupan 119 Kg Sabu
Polres Bintan Gagalkan Penyeludupan 119 Kg Sabu (Facebook Boy Herlambang/berita karimun)

“Pada saat kita geledah rumah JF di dalam kamar mandi ditemukan 3 buah koper berisikan 99 bungkus besar diduga narkotika jenis sabu, didalam mesin cuci sebanyak 3 bungkus besar dan 1 bungkus sedang diduga narkotika jenis sabu, tak hanya didalam rumah, kita juga geledah mobil Kijang LGX BP 1126 TA sebanyak dan mendapatkan 17 bungkus besar diduga narkotika jenis sabu, ” jelas Nendra.

Nendra mengatakan, total Narkotika jenis shabu yang diamankan adalah sebanyak 118,521,97 Kg dengan rincian 119 paket besar dengan berat bersih 118,396 Kg dan 1 paket sedang dengan berat bersih 125,02 Gram.

“Berdasarkan keterangan tersangka JF, paket yang diduga sabu tersebut merupakan milik tersangka ZH (36 th) yang dititip oleh tersangka SY(38th) dirumah tempat tinggal tersangka JF(37th). sebelum diberangkatkan oleh tersangka SY, Kata SY ia bekerja untuk membawa dan mengirim barang tersebut atas perintah tersangka ZH. Dan tersangka ZH menjelaskan bahwa paket tersebut berasal dari Malaysia dan dibawa ke Perairan Senggiling dengan menggunakan Speed Boat, ” terang Nendra.

Nendra menyebutkan, Paket narkotika jenis sabu tersebut dikemas dalam kemasan Wrapping Plastik, Alumunium Foil, dan kemasan the Cina. Tersangka menyelundupkan narkotika jenis sabu dari Malaysia dengan menggunakan Seed Boat dengan cara sabu dimasukkan ke dalam Jerigen seolah cairan Recin (Cairan Pengkilat Kayu). Setibanya di Indonesia, sabu dibawa menggunakan kendaraan roda empat yang sudah dimodifikasi ke Pelabuhan Dompak Tanjung Pinang dengan tujuan distribusi Sumatera dan Jawa.

“Menurut pengakuan, para tersangka sudah enam kali melakukan penyelundupan sebelum ditangkap, namun kali ini berhasil kita gagalkan, menurut hasil pemeriksaan, ketiga tersangka juga positif menggunakan narkoba, ” Nendra.

 

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva