Asman Selasih Toga Kecamatan Meral Dilirik Tim Penilai Nasional

Karimun, beritakarimun.com – Tim penilaian Asuhan Mandiri (Asman) tingkat nasional melirik Kampung Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Asman Selasih, di Parit Lapis RT 02 RW 03, Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (29/8/2019) pagi,

Menurut Ketua tim penilaian Asman tingkat nasional, Priatmo Triwibowo yang merupakan Kasie Hattra Dit Yankestrad Pusat mengatakan bahwa Kampung Toga milik Asman Selasih dibawah Asuhan Camat Meral Kabupaten Karimun berpeluang menjadi juara, saat ini sudah masuk ke dalam nominasi 4 besar dalam kategori perkotaan.

“Perlombaan Kampung Toga ini Kami lakukan tiap tahun untuk melihat bagaimana pemberdayaan masyarakat. Tidak hanya Karimun tapi diseluruh Indonesia. Kebetulan Karimun yang mewakili Kepri salah satu daerah yang masuk dalam nominasi perkotaan,” Ungkap Priatmo.

Kata Priatmo, Kabupaten Karimun sudah masuk 4 besar dalam penilaian, kini akan disaingkan dengan 3 daerah lainnya.

“Karimun merupakan daerah pertama diantara empat daerah yang akan kita nilai untuk tingkat nasional tahun ini, selanjutnya kita akan memberikan penilaian terhadap Asuhan Mandiri yang ada di Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Palembang, dan Riau yang tentunya akan memperebutkan juara Se-Indonesia. Yang penting bagaimana masyarakat dapat memahami asuhan mandiri dan toga, manfaat-manfaat dari tanaman yang ada di wilayah nya, itu yang kami nilai, ” Jelas Priatmo.

Dalam hal ini, Bupati Karimun Dr Aunur Rafiq berharap, tim penilai dapat mendengar dan melihat secara langsung apa saja yang sudah dilakukan oleh kelompok Asman Toga Selasih yang masuk dalam nominasi tersebut.

“Selaku pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, kami mengharapkan kegiatan yang dilakukan hari ini bukan hanya berakhir di perlombaan saja, tapi juga bagaimana ke depan agar ini dapat dipertahankan dalam menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi tanaman-tanaman obat menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aunur Rafiq.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan, ini merupakan kali ke tiga Kabupaten Karimun meraih juara tingkat nasional. Semua komponen masyarakat terlibat dan berperan serta dalam perlombaan asuhan mandiri tanaman obat keluarga dan akupresur mulai dari kader toga, kader posyandu dan posbindu serta ibu-ibu PKK yang ada di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Ini merupakan tahun ke tiga kita mendapatkan kesempatan juara di tingkat nasional, pertama tahun 2017 kita mendapatkan juara ke 3 dalam kategori desa, tahun 2018 kita mendapatkan juara pertama dalam kategori daerah terpencil dan tertinggal, dan pada tahun ini kita masuk dalam kategori tingkat perkotaan. Kami juga mulai mendorong untuk mengubah mindset masyarakat Karimun dari sebelumnya menggunakan obat-obatan kimia beralih dengan pola hidup sehat melalui cara alami. Meski belum semuanya terlaksana, tapi kami mulai secara perlahan-lahan mendorong masyarakat meninggalkan pengobatan konvensional,” ujar Rachmadi.

 

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva