Karimun Ekspor 900 Kg Madu Ke Malaysia

Karimun , beritakarimun.com – Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun melakukan pemeriksaan terhadap 900 kg madu asal karimun yang akan diekspor ke Malaysia, pemeriksaan tersebut dilakukan Rabu (21/8/2019).

Tak disangka-sangka, Bumi berazam Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau diam-diam melakukan ekspor madu ke luar negeri.

Fonda Morinses Prananda, salah satu warga Karimun tercatat meramaikan pasar internasional di negara jiran Malaysia.

Kurang lebih dua tahun belakangan ini, Fonda dapat menghasilkan uang yang cukup fantastik dari jualan madu milikinya.

Madu milik Fonda yang dikirim ke Malaysia diketahui memiliki nilai ekspor sekitar Rp 130 juta untuk sekali pengiriman. Madu yang diekspor ini diketahui akan diperjualbelikan di pasar Malaysia sebagai minuman herbal yang dipercaya mampu menjaga stamina tubuh.

“Saya biasa mengekspor madu lebah ini dua kali dalam sebulan ke Malaysia. Saya mengirim madu dalam bentuk liquid, terkadang juga masih lengkap dengan sarang lebahnya. Semuanya tergantung permintaan saja,” Ungkap Fonda.

Karimun Ekspor 900 Kg Madu Ke Malaysia
Ekspor ratusan kilogram Madu Ke negara Malaysia (Nichita/berita karimun)

Kristiyani, yang merupakan dokter hewan Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun mengatakan bahwa sebelum diekspor, madu tersebut dilakukan pemeriksaan karantina.

“Peluang ekspor madu ini cukup menjanjikan, maka dari itu kami pastikan semua madu yang diekspor layak untuk dikonsumsi,” jelas Kristiyani.

Berdasarkan data IQFAST Karantina Pertanian Karimun, tercatat tidak lebih dari lima eksportir madu yang berhasil mengirim madu ke luar negeri. Tentunya peluang menjadi eksportir madu di Karimun sangat besar. Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun sangat mendukung pertumbuhan ekspor di bidang pertanian.

 

 

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva