7 Napi di Rutan Karimun Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

Karimun, berita karimun.com – Dalam rangka merayakan HUT RI yang ke-74, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Balai Karimun membebaskan 7 orang narapidana yang berkelakuan baik.

Acara pembebasan tersebut dirangkai sebegitu indahnya oleh Eri Erawan yang merupakan Kepala Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun.

Usai melaksanakan Upacara detik-detik proklamasi dan upacara tabur bunga di Coastal Area, sabtu (17/8/2019) siang, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekda Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah beserta rombongan dan FKPD disambut dengan hangat dan sangat meriah oleh keluarga besar Rumah tahanan kelas II B Tanjung Balai Karimun.

Sesampainya di Rutan, Rombongan disambut dengan penghormatan petugas Rutan dan langsung disuguhi makan siang, kemudian rombongan disambut dengan kompang yang dimainkan oleh sekelompok narapidana yang telah dilatih sebelumnya. Tak hanya itu, rombongan Bupati juga disuguhi dengan tari persembahan yang juga dilakukan oleh penari yang merupakan narapidana di Rutan kelas II B Tanjung Balai Karimun.

Upacara penyerahan remisi atau pengurangan masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah berkelakuan baik selama menjalani pidana dipimpin oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq. Untuk HUT kemerdekaan RI yang ke -74, Rutan Karimun membebaskan 7 orang narapidana yang terdiri dari 5 warganegara Indonesia dan 2 orang warganegara Malaysia yang terkena kasus narkoba.

“Jumlah narapidana yang diusulkan dalam remisi tahun ini adalah 180 orang, dan disetujui 100 persen. Terdiri dari 174 orang pria dan 8 orang wanita. 178 orang warga negara Indonesia dan 2 orang Warga negara Malaysia. Dari 180 orang yang diberikan remisi, terdapat salah seorang anak dibawah umur yang terjerat kasus pencurian. Berdasarkan besaran remisi terbagi dari 5 katagori, yang mendapatkan sebesar 1 bulan sebanyak 67 orang, 2 bulan 52 orang, 3 bulan 36 orang, 4 bulan 18 orang, dan 5 bulan 7 orang. Sementara berdasarkan pidana dinominasi kasus narkotika sebanyak 98 orang dan yang lainnya bervariasi seperti kasus cukai pabean, pemerkosaan, undang-undang pelayaran, kehutanan, pencurian, penganiayaan, perlindungan anak dan penipuan,”Jelas Novi Irwan yang merupakan Kasubsi Pelayanan Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun.

Sebagai penghargaan, Bupati Karimun yang didampingi Wakil Bupati Karimun menerima Buket Bunga dari pasukan narapidana yang menyerupai pasukan Paskibraka yang sengaja dilatih sebelumnya.

7 Napi di Rutan Karimun Dapat Remisi Hari Kemerdekaan
Bupati dan Wakil Bupati Karimun menerima cenderamata berupa Bas Karimun (Nichita/ berita karimun)

Kemudian Bupati dan Wakil Bupati Karimun menerima cenderamata berupa Bas Legend Karimun yang dibuat oleh tangan kreatif narapidana sendiri. Acara dilanjutkan dengan peninjauan stan kreatif yang didalamnya terdapat karya-karya menawan para penghuni Rutan yang saat ini berjumlah 360 orang, Yang lebih menariknya lagi, terdapat miniatur wisata Mangrove yang dicita-citakan oleh Kepala Rutan sebagai lanjutan usaha kepada warga binaan yang telah ia bina sehingga nantinya setelah keluar dari Rutan, para narapidana tidak bingung harus mengerjakan hal positif apa.

” Saat amanat, saya sudah membacakan amanat menteri hukum dan ham RI tentang pemberian remisi, beliau menitipkan agar bagaimana lapas ini menjadi sebuah institusi tempat pembinaan bagi warga binaan masyarakat untuk nantinya warga-warga ini bisa menjadi orang yang memiliki kualitas yang baik. Menjadi SDM yang baik, memiliki kualitas dan juga memiliki keterampilan dan diharapkan mereka bisa menjadi pelaku-pelaku ekonomi kreatif melalui pembinaan di Rutan Karimun, ” Ungkap Bupati Rafiq

Dengan apa yang sudah diperlihatkan, menurut Rafiq, Kepala Rutan sudah berhasil memberikan percontohan yang baik yang tentunya diharapkan oleh Menteri Hukum dan Ham.

“Sebagai pemerintah Kabupaten Karimun, kami mengucapkan tahniah dan terimakasih kepada Kepala Rutan Karimun yang telah memiliki inovasi yang luar biasa, untuk membuat UPT percontohan untuk Rutan negara dalam pengelolaan unit pelayanan terpadu yang modelnya mudah-mudahan menjadi model nasional yang nanti akan kita resmikan bulan Oktober bertepatan dengan HUT Kementerian Hukum dan Ham serta HUT Kabupaten Karimun., ” ujar Rafiq.

 

 

 

 

 

 

Reporter: Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva