Peristiwa Tertinggalnya Jenazah Akilah, Maskapai Lion Air Beri Klarifikasi

Karimun,beritakarimun.com – Pihak Maskapai Lion air memberikan klarifikasi terkait insiden perbedaan waktu tiba Jenazah Akila (9th) dengan Jufry yang merupakan ayahnya saat diduga tertinggal pada keberangkatan Jakarta menuju bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.

Dalam keterangan tertulisnya, maskapai berlambang singa merah itu memberikan klarifikasi, berdasarkan data resevasi yang dilaporkan pihak ketiga kepada Lion air. Untuk pendamping terbang dengan Lion air nomor JT-378 yang berangkat pukul 13.17 wib.

Sedangkan, penerbangan HUM (Human Remains) pada penerbangan bandara Soekarno-Hatta menuju bandara Hang Nadim, Batam telah dipersiapkan sesuai nomor Surat Muatan Udara (SMU) dengan kode booking menggunakan batik air penerbangan ID 6862 yang dijadwalkan tiba pukul 18.10 Wib.

Baca Juga: Jenazah Akila Asal Tanjung Balai Karimun Yang Tak Diangkut Lion Air Menjadi Viral di Sosial Media

“Dari informasi yang diterima petugas Lion air, bahwa tidak ada pemberitahuan dari pihak ketiga sebagai pengurus mengenai perbedaan reservasi HUM dengan pendamping,”ujar Corporate Communications Strategic of Lion air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya yang diterima beritakarimun.com, Kamis (15/5) malam.

Dia juga menjelaskan, sebelum HUM masuk ke acceptance desk, petugas bandara keberangkatan telah memastikan mengenai aktual sesuai reservasi. Prosedur ini bertujuan menentukan ruang kargo (space), jadwal keberangkatan, nomor penerbangan serta kemasan harus sesuai syarat pengangkutan jenazah melalui angkatan udara.

“Lion air sudah memberikan keterangan kepada pihak keluarga atas perbedaan waktu kedatangan di Batam. Lion air menyampaikan rasa prihatin atas kejadian yang timbul,” jelasnya.

Lion air saat ini masih mengumpulkan data informasi dan keterangan lain mengenai perkembangan pemberitaan berbagai pihak yang terlibat guna dipelajari lebih lanjut.

 

 

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva