Masyarakat Buru Curhat ke Bupati Karimun Soal Masjid Raja Haji Abdul Gani

Buru, beritakarimun.com – Safari Ramadhan Bupati Karimun beserta Rombongan berlangsung di Masjid Raja Haji Abdul Gani, Kelurahan Buru, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Selasa (7/5/2019) malam.

Sebanyak 120 orang lebih rombongan terdiri dari para Kepala dinas, Kepala Bagian, Kepala Kantor di lingkup pemerintah Kabupaten Karimun serta para tokoh agama, tokoh adat, masyarakat hingga mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun menyerap aspirasi masyarakat yang berada sekitar 20 menit dari pusat pemerintahan Karimun itu.

“Kami menyampaikan bahwa kondisi masjid kita ini. Sesuai penelitian cagar budaya nasional dari Sumatra Barat pada tahun 2012 lalu, namun sampai hari ini kami belum mendapat kejelasan atas status masjid kita ini,” ungkap Pengurus Masjid Raja Haji Abdul Gani, Mukhlis saat menyambut kedatangan rombongan.

Mukhlis menyampaikan, pihaknya selaku pengurus meminta kepada orang satu di Karimun itu untuk membantu percepatan status atas masjid tersebut.

“Kami atas nama pengurus memohon dengan sangat kepada bapak bupati Karimun untuk mendorong status masjid kita ini bagaimana kedepan nya. Karena ada beberapa bagian yang perlu kita perbaiki, sementara statusnya masih belum jelas apakah sebagai masjid cagar budaya atau seperti apa, takutnya kami lakukan perbaikan menyalahi aturan,” Ungkap Mukhlis.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, memerintahkan bagian kesejahteraan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Saya juga baru tahu bahwa belum ada satu surat pun atas keberadaan masjid ini. Saya perintahkan kabagkesra untuk memproses status masjid yang menjadi cagar budaya ini. Paling tidak setelah lebaran lah sudah dapat diselesaikan,” Kata Rafiq menanggapi.

Menurutnya, keberadaan masjid Raja Haji Abdul Gani memiliki simbol nilai-nilai religius terhadap masjid yang ada sejak kerjaan Riau-Lingga.

“Keberadaan ini juga mempunyai histori penyebaran agama Islam bagi kita masyarakat Karimun,” katanya.

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva