Dinilai Berprestasi, Guru Asal SDN 003 Tebing Karimun Dikirim Belajar ke Negeri China

Karimun,beritakarimun.com – Tema pembelajaran berbasis ramah lingkungan berhasil membuat seorang guru yang bertugas di SDN 003 Tebing Muhammad Karta menoreh prestasi gemilang.

Pemanfaatan sampah sebagai materi atau media pembelajaran bagi anak menghantakan nya untuk mengikuti program pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan bernama Science, Technology, Engineering and Math (STEM) dan Hots di Jiangsu Vocational Institute of Architectural Technology, China.

Peraihan itu, diperoleh setelah menaklukan 45 peserta guru SD, SMP, dan SMPLB yang ada di seluruh wilayah di Indonesia dalam seleksi guru berprestasi pada beberapa waktu lalu.

“Se-indonesia 45 orang guru SD, SMP, dan SMP, SMPLB yang mengikuti. Untuk dari Kepri Saya sendiri. Kita disana melakukan pelatihan atau magang tentang teknologi pembelajaran for Zero,” ungkapnya kepada beritakarimun.com, Selasa (26/2/2019).

Baca Juga: SDN 003 Tebing Karimun Raih Predikat Terbaik Sekolah Adiwiyata se-Kepri

Keberangkatan nya itu, sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas prestasi sebagai Juara 1 guru berprestasi tingkat SD Provinsi Kepulauan Riau tahun 2019 yang melaju ke tingkat nasional dan berhasil meraih juara 5.

Dinilai Berprestasi, Guru Asal SDN 003 Tebing Karimun Dikirim Belajar ke Negeri China_2
SDN 003 Tebing Kabupaten Karimun Kepulauan Riau (Codet Carladiva/berita karimun)

Dalam lomba tersebut, ia membuat karya inovasi yang erat kaitannya dengan sekolah asalnya yaitu sekolah adiwiyata tingkat provinsi, dengan membuat media pembelajaran bernama Kelibabe (Kertas Lipat Barang Bekas) yang digunakan sebagai media pembelajaran Matematika.

Muhammad Karta direncanakan berangkat pada Minggu tanggal 03 Februari hingga 31 Maret 2019 menuju Negara China. Lebih dari satu bulan ia akan menimba ilmu di Negeri tirai bambu untuk mempelajari metode pembelajaran disana yang hasilnya nanti akan dipraktikkan daerah asal.

“Disana kita akan magang tentang teknologi pembelajaran. Kaitanya adalah mengangkat tema sampah sebagai materi pembelajaran yang murah meriah dan bisa dibuat oleh guru tanpa mengeluarkan biaya yang besar. Tetapi memiliki pemanfaatan pembelajaran bagi anak-anak,” Ujarnya.

Sebelum mendapat penghargaan sebagai guru SD Berprestasi Tingkat Nasional, Karta juga pernah mendapatkan sejumlah penghargaan lainnya.

“Materi pembelajaran tentang Daur ulang sampah ini kemarin menang di tingkat Kabupaten. Kemudian, juga menang di provinsi hingga di tingkat Nasional. Untuk tingkat Nasional itu masuk 5 besar,” jelasnya.

 

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva