DJBC Kepri Gagalkan Kapal Penyeludupan Ribuan Miras Ternama

Karimun,beritakarimun.com – LCT Hansen Samudera I, kapal bermuatan 12.294 botol Minuman Keras (Miras) ilegal berhasil ditegah petugas Patroli Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau di Perairan Horsburgh, Jum’at (4/1/2019) pukul 16.30 wib.

Penegahan tersebut, berawal saat LCT Hansen melintas di wilayah Perairan Singapura menuju Laut Natuna. Setelah kapal patroli Bea cukai BC 20006 dan BC 119 melakukan pengejaran dan pemeriksaan, kapal tersebut mengangkut muatan tanpa dokumen manifest.

“Petugas kita dilapangan melakukan pemeriksaan, dan LCT ini memuat barang tanpa dokumen manifest. Dan untuk jumlah muatan nya juga ini merupakan tegahan terbesar kita terhadap minuman MMEA (Minuman Mengandung Etil Alkohol),”ujar Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto saat menggelar Press Conference, Rabu (9/1/2019) sore.

Dalam kasus ini, pihaknya turut mengamankan empat orang tersangka diantaranya satu Nahkoda dan tiga orang ABK kapal. Dari mereka, diperoleh keterangan bahwa ribuan botol miras itu berasal dari singapura dan akan di bawa menuju Palembang.

“Untuk LCT ini berasal dari Singapura. Berdasarkan keterangan tersangka, rencana nya barang tersebut akan di kirim menuju Palembang. Kita coba menyelidiki ke Palembang tidak ada data terkait kedatangan sarana pengangkut MMEA ini,” jelas Agus.

Menurut Agus,Muatan ini memiliki nilai material sebesar Rp. 8.542.260.000 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp. 17.803.088.250.

“Nilai barang nya cukup fantastis yaitu sebesar Rp. 8.542.260.000. Maka ini merupakan tegahan miras terbesar kita,” tutupnya.

 

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva