Kecepatan Angin Pengaruhi Tinggi Gelombang di Perairan Karimun

Karimun,beritakarimun.com – Tingginya gelombang laut yang terjadi wilayah Perairan Kabupaten Karimun di pengaruhi oleh kecepatan angin yang terbilang meningkat.

Kondisi tersebut disebabkan karena imbas siklon tropis pabuk yang terjadi di Laut Cina Selatan, atau tepatnya di sebelah timur Negara Malaysia.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Raja Haji Abdullah, Raden Eko Sarjono menjelaskan, dalam kondisi normal kecepatan angin di wilayah Karimun berkisar 4-6 Knot. Sedangkan, untuk saat ini kecepatan angin mencapai 10 knot.

“Untuk gelombang di perairan Karimun yang biasanya 0,2 sampai 0,5 meter sekarang 0,3 sampai satu meter,” ujar Eko saat dijumpai di kantornya, Kamis (3/1).

Dari pengaruh siklon tropis pabuk itu, menyebabkan kecepatan angin menjadi berubah, sehingga mempengaruhi tinggi gelombang laut.

“Jadi ini dampak tidak langsung siklon tropis pabuk. Pengaruhnya adalah kecepatan angin menjadi kencang. dan karena kita di daerah Kepulauan jadi meningkatkan tinggi gelombang. Bahkan di perairan Anambas gelombang mencapai tujuh meter,” jelas Eko.

Dikatakannya, siklon tropis bersifat menjauhi garis khatulistiwa dan musnah saat berada di dataran luas atau benua, namun kondisi cuaca yang terjadi saat ini diperkirakan masih akan terjadi hingga Bulan Januari 2018.

“Kondisi ini sudah hari ketiga. Perkiraannya sampai awal atau pertengahan Februari nanti,” ujarnya.

Untuk itu, Eko mengimbau kepada pengguna transportasi laut agar lebih berhati-hati. Ia berpesan agar tetap memantau kondisi cuaca dan tidak bepergian apabila tidak terlalu penting.

“Imbauan kita harap berhati-hati dan tetap update cuaca. Kita juga selalu sampaikan informasi terbaru melalui grup-grup di media sosial serta berkoordinasi dengan stake holder yang lain,” tuturnya.

 

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva