Cabjari Tanjung Batu Tetapkan Dua Oknum Pegawai PDAM Jadi Tersangka

Karimun,beritakarimun.com – Kejaksaan Negeri Cabang Tanjung Batu menetapkan status dua orang pegawai PDAM Tirta Karimun di Kundur sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyelewengan bahan bakar operasional yang diduga telah lama berlangsung.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Karimun Andriansyah mengatakan, bahwa pihaknya telah menetapkan tersangka terhadap dua pegawai PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjung Batu. Namun pihaknya masih belum memberi tahu identitas keduanya.

“Sudah ada, dua orang,” ujar Andri melalui pesan Whatsaap, Kamis (3/1/2019) siang.

Andri menyebut, pada hari ini (Kamis,3/1/2019) kedua tersangka tersebut akan dilakukan penahaan oleh pihak Kejaksaan.

“Penahanan rencananya akan dilakukan hari ini, mereka akan di bawa ke Karimun,” ujarnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi PDAM Tanjung Batu, Negara Rugi Sekitar Rp 405 Juta

Diketahui sebelumnya, penyidik Kejaksaan melakukan pemeriksaan kasus dugaan korupsi penyelewengan bahan bakar operasional. Selain itu, turunnya BPKP untuk memastikan jumlah kerugian negara. Karena sebelumnya penyidik Cabjari menemukan kerugian negara mencapai Rp 400 juta.

Kerugian negara yang ditemukan penyidik tersebut setelah melakukan penghitungan, terhitung sejak pertengahan 2016 hingga tahun 2017.

Penyidik juga menemukan pembelian bahan bakar dari kios BBM tanda DO (Delivery Order). Dengan harga Rp 6.500 perliternya. Diperolehnya dugaan korupsi diantaranya adalah pemalsuan kwitansi pembelian bahan bakar untuk operasional.

 

 

 

 

Reporter: Khairul Siregar
Editor     : Codet Carladiva